Dua Hari Tak Keluar Kamar, Pria Paro Baya Asal Jakarta Meninggal Di Kosan Di Nguter Sukoharjo

Iwan Kawul • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Pemeriksaan jasad Sugimin, penghuni kos di Dusun Sumberagung RT 01 RW 06, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo mendadak gempar, Jumat (21/8) pagi. (Iwan Kawul/Radar Solo)
Pemeriksaan jasad Sugimin, penghuni kos di Dusun Sumberagung RT 01 RW 06, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo mendadak gempar, Jumat (21/8) pagi. (Iwan Kawul/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Rumah kos di Dusun Sumberagung RT 01 RW 06, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo mendadak gempar, Jumat (21/8) pagi.

Sugimin, 57, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kapolsek Nguter AKP Maryadi mengatakan, korban meninggal sekira pukul 06.30 WIB.

Sebelumnya, korban tidak terlihat keluar kamar selama dua hari.

Baca Juga: Sumur Dalam, Harapan Baru Warga Sukoharjo Di Wilayah Terdampak Kekeringan  

Merasa curiga, Wahyu Setiawan, 35, sepulang kerja pukul 06.15 WIB, membicarakan hal ini kepada sesama penghuni kos, Heri Hermawan, 31. 

“Keduanya kemudian mencoba menggedor pintu kamar korban. Saat itu terdengar suara seperti mendengkur dari dalam kamar,” beber Maryadi.

Karena tidak ada respons, Wahyu kemudian memberitahukan kondisi tersebut kepada pemilik kos, Wiwin Tri Purwanti, 47.

Wiwin selanjutnya meminta bantuan Sudadi, 55, untuk mengecek kondisi korban.

Sudadi kembali menggedor pintu kamar, tetapi tidak mendapat respons. Ia kemudian berinisiatif membuka jendela kamar. 

Setelah jendela berhasil dibuka, korban terlihat masih bernapas melalui mulut.

Sudadi kemudian menghubungi petugas Puskesmas Pembantu Celep Eni Sutiana, untuk memberikan pertolongan medis.

“Sekira pukul 06.30 WIB, petugas kesehatan tiba di lokasi. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia,” beber Maryadi.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di dalam kamar, tepat di depan pintu.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Celep Aipda Dhedy Sunarno.

Baca Juga: 534.057 Jiwa Di Sukoharjo Masuk Desil 6-10, Data Tidak Sesuai Segera Lapor Kelurahan

Petugas kepolisian, anggota Koramil Nguter,  bersama tim Inafis Polres Sukoharjo selanjutnya melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.

“Dari hasil olah TKP Inafis tidak ditemukan tanda kekerasan dan tindak pidana. Pemeriksaan awal petugas kesehatan juga tidak menemukan bekas trauma, luka, maupun lebam,” jelasnya.

Petugas menemukan benjolan pada bagian belakang kepala korban yang diperkirakan akibat terjatuh ke lantai.

Meski demikian, kepolisian tidak menemukan indikasi adanya kekerasan.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Kepolisian juga telah mencatat keterangan para saksi serta mengamankan lokasi kejadian selama proses pemeriksaan berlangsung.

Sugimin diketahui merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
penghuni kos meninggal nguter sukoharjo