RADARSOLO.COM – Ancaman kebakaran lahan masih membayangi sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo.
Hingga Selasa (25/8), lima lokasi dilaporkan mengalami kebakaran lahan dan membutuhkan penanganan petugas gabungan.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan, kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah dengan kondisi penanganan yang berbeda.
Petugas damkar bersama BPBD Sukoharjo, relawan, TNI/Polri, serta masyarakat terjun memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Lima lokasi yang tercatat dilanda kebakaran, yakni Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol; Desa Cabeyan, Kecamatan Bendosari; Desa Ngreco, Kecamatan Weru; Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari; serta Desa Plesan, Kecamatan Nguter.
Baca Juga: Kecamatan Kartasura Sukoharjo Rawan Balap Liar, Perketat Pengawasan Dan Patroli Malam
“Untuk beberapa lokasi sudah berhasil dipadamkan. Sementara sebagian lainnya masih dalam penanganan,” kata Margono, Selasa (25/8).
Di Sanggrahan dan Cabeyan, kebakaran terjadi pada objek lahan kosong dan telah dinyatakan klir.
Sementara di Ngreco, Weru, kebakaran lahan juga berhasil ditangani oleh BPBD bersama relawan.
Adapun kebakaran lahan di Pundungrejo, Tawangsari dan Plesan, Nguter masih dalam proses penanganan petugas.
Tim gabungan dikerahkan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Margono menegaskan, kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering membuat lahan mudah terbakar.
Baca Juga: Gencar Tracing Kaki Pengkor Di Sukoharjo, Terjunkan Bhabin Temukan Bayi Kelainan Bawaan Lahir
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Khususnya pembakaran sampah maupun sisa tanaman di lahan terbuka.
“Penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan damkar. Kami bersama BPBD, relawan, TNI/Polri dan masyarakat bergerak bersama di lapangan,” ujarnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo