RADARSOLO.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sukoharjo geruduk Gedung DPRD Sukoharjo, Jumat (28/8).
Mereka menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
Audiensi berlangsung di Ruang Rapat C Gedung DPRD Sukoharjo.
Rombongan mahasiswa diterima langsung Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, didampingi Wakil Ketua DPRD Joko Nugroho dan Sigit Budi Raharjo serta pejabat Sekretariat DPRD Sukoharjo.
Baca Juga: NIK Terafilisasi Judol, Ribuan Warga Sukoharjo Ajukan Sanggah
Ketua Umum PMII Cabang Sukoharjo Ahmad Riyanto mengatakan, terdapat empat isu utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut.
Yakni pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), keberadaan Sekolah Rakyat (SR), penanganan lingkungan di kawasan eks PT RUM, serta keterbukaan informasi ketenagakerjaan bagi kalangan pemuda.
"Kami tadi menyampaikan soal MBG, jangan sampai kasus yang terjadi di luar sana itu terjadi di Kabupaten Sukoharjo. Salah satunya kasus keracunan," kata Riyanto.
Menurutnya, program MBG harus mendapatkan pengawasan ketat sejak proses penyediaan makanan hingga pendistribusiannya kepada penerima.
Dia menyebut pimpinan DPRD merespons aspirasi tersebut dan berkomitmen melakukan pengawasan bersama Satgas MBG Kabupaten Sukoharjo yang dikoordinasikan pemerintah daerah.
Persoalan berikutnya yang disoroti adalah program Sekolah Rakyat.
PMII mempertanyakan efektivitas program tersebut jika di sisi lain masih banyak sekolah dasar (SD) di daerah yang justru mengalami kekurangan siswa maupun keterbatasan fasilitas.
"Apakah hal itu nanti tidak menjadi ketimpangan. Namun pimpinan DPRD tadi menjawab untuk Kabupaten Sukoharjo nantinya tahun 2027 akan dianggarkan seragam gratis bagi siswa, termasuk siswa SD," ujarnya.
PMII juga menyoroti persoalan lingkungan di kawasan eks PT RUM.
Serta juga meminta pemerintah memperbaiki sistem informasi ketenagakerjaan bagi pemuda.
Baca Juga: Lokasi Judi Kasino Di Sukoharjo Pernah Diadukan Ke DPRD, Kini Tak Ada Aktivitas
Menurut Riyanto, informasi mengenai lowongan pekerjaan sebenarnya sudah tersedia melalui website instansi pemerintah, tetapi dinilai belum cukup lengkap, utuh, dan menarik bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi yang disampaikan mahasiswa PMII.
DPRD akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut.
"Kami akan selalu koordinasi dengan instansi terkait, termasuk dengan Satgas MBG, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan dan DLH," kata Nurjayanto.
Menurutnya, masukan dari mahasiswa menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD, khususnya terhadap program pemerintah dan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo