RADARSOLO.COM – Polres Sukoharjo memfasilitasi pos khusus bagi pengemudi ojek online (ojol) di Mako Patwal Satlantas Polres Sukoharjo, tepat di depan Pasar Ir. Soekarno, Jumat (28/8).
Pos tersebut tidak hanya disiapkan sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pengemudi ojol dengan jajaran Satlantas.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, pembangunan pos ojol tersebut merupakan bagian dari kegiatan Lampu Emas (Pelayanan Manfaat, Peduli, dan Empati kepada Masyarakat), yang telah dilaksanakan untuk ketiga atau keempat kalinya.
Menurutnya, selama ini komunikasi antara kepolisian dan pengemudi ojol cenderung dilakukan pada momentum tertentu, seperti ketika kepolisian menggelar kegiatan yang melibatkan komunitas ojol.
"Kami berpikir, selama ini penyampaian dari rekan-rekan ojek online hanya pada saat kita mengadakan acara. Mereka baru bisa menyampaikan keluh kesah ataupun bersilaturahmi. Momennya hanya tertentu," ujar Anggaito.
Baca Juga: Mahasiswa PMII Geruduk DPRD Sukoharjo, Angkat Isu Limbah PT RUM, MBG, Dan Sekolah Rakyat
Berangkat dari kondisi tersebut, pihaknya bersama Kasatlantas kemudian menggagas keberadaan pos khusus ojol.
Lokasi pos sengaja ditempatkan di kawasan Mako Patwal Satlantas karena dinilai strategis untuk membangun komunikasi langsung antara pengemudi ojol dengan personel lalu lintas.
Pos tersebut dapat menjadi tempat bagi pengemudi ojol untuk beristirahat sejenak sekaligus menyampaikan berbagai informasi terkait kondisi lalu lintas di lapangan.
"Kalau ada keluhan seperti daerah yang rawan kecelakaan, rawan kemacetan, atau perlu disampaikan adanya penutupan jalan dan lainnya, ini bisa digunakan sebagai jalur komunikasi atau wadah aspirasi kepada ojek online," jelasnya.
Dengan adanya komunikasi tersebut, polisi berharap berbagai persoalan di jalan raya dapat diketahui lebih cepat.
Informasi dari pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di berbagai wilayah Sukoharjo dinilai dapat membantu kepolisian dalam melakukan penanganan.
"Semua kegiatan ataupun permasalahan yang ada di jalan itu bisa kita terima lebih cepat dan bisa kita selesaikan lebih cepat pula," katanya.
Anggaito menambahkan, pos ojol tersebut dapat digunakan selama 24 jam karena berada di lingkungan pos yang juga beroperasi selama 24 jam.
Untuk menunjang kenyamanan, kepolisian menyediakan sejumlah fasilitas, termasuk dispenser. Ke depan, pihaknya juga berupaya menyediakan air galon dan kopi.
Baca Juga: Lokasi Judi Kasino Di Sukoharjo Pernah Diadukan Ke DPRD, Kini Tak Ada Aktivitas
"Yang terpenting adalah tempat, posko atau ruang untuk berbagi dengan sesama, terutama dengan Satlantas Polres Sukoharjo," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan pengemudi ojol, Rohmat Basuki, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sukoharjo dan jajaran Satlantas atas pembangunan pos tersebut.
Dia berharap fasilitas tersebut dapat terus dipertahankan dan benar-benar memberikan manfaat bagi para pengemudi ojol yang sehari-hari mencari nafkah di jalan.
"Harapannya semoga ini bisa berkelanjutan dan menjadi tempat kami untuk istirahat, mencari nafkah untuk anak istri kami," ujar Rohmat.
Dia juga berharap keberadaan pos tersebut semakin mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, khususnya komunitas ojol di Sukoharjo.
"Jadilah seorang polisi yang dicintai masyarakat, masyarakat Sukoharjo yang melindungi dan mengayomi, yang bukan ditakuti tapi disegani," tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo