Angin Kencang, Karhutla Di Weru Sukoharjo Merambat Ke Gunungkidul

Iwan Kawul • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 16:39 WIB
Kebakaran lahan di Dusun Tegalrejo, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Senin pagi (7/9). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Kebakaran lahan di Dusun Tegalrejo, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Senin pagi (7/9). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di perbatasan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Gunungkidul, Senin pagi (7/9).

Kobaran api membakar lahan warga di Dusun Tegalrejo RT 05 RW 04, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru.

Vegetasi kering dan angin kencang membuat kebakaran meluas hingga Dusun Ngentak, Desa Candirejo, Kecamatan Kapanewon Semin, Gunungkidul.

Mencegah kebakaran kian meluas, jajaran Polsek Weru bersama relawan dan warga bergerak memadamkan api. Upaya pemadaman dimulai pukul 10.00.

Baca Juga: Kas Percada Sukoharjo Cupet, Minta Jatah Rp 2 Miliar Di Rapat Banggar II DPRD

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.15.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare.

“Begitu mendapat laporan, anggota langsung mendatangi lokasi bersama relawan dan warga. Karena lokasinya berada di wilayah perbatasan dan api sudah melebar, kami bersama-sama melakukan pemadaman agar tidak semakin meluas,” ungkap Efendi.

Efendi menambahkan, proses pemadaman berlangsung hampir dua jam.

Kobaran api yang berada di lahan warga tersebut akhirnya berhasil dikendalikan, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

“Api sudah berhasil dipadamkan dan situasi aman. Korban jiwa nihil. Kerugian material juga nihil,” beber Efendi.

Efendi mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan lahan kering untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi lahan yang mudah terbakar pada musim kemarau, membuat api berpotensi cepat menjalar. Terlebih jika berada di kawasan perbatasan.

“Warga kami minta tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran. Seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Jika menemukan titik api, segera laporkan supaya bisa ditangani sebelum membesar,” pesan Efendi. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
gunungkidul Weru karhutla sukoharjo Semin