RADARSOLO.COM – Jembatan Suko Kali Nawud di Dusun Nawud RT 5 RW 3, Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, amblas saat dilintasi truk dump pengangkut tanah urug, Kamis (10/9) sekira pukul 12.15 WIB.
Badan truk terperosok ke sungai, sementara bagian kepala kabin masih tertahan di atas jembatan.
Truk dump nopol AD 9454 TF tersebut dikemudikan Simin.
Truk melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa muatan tanah urug yang rencananya digunakan untuk proyek pengurukan PDAM.
Kapolsek Mojolaban AKP Askolani Budiyanto mengatakan, jembatan tiba-tiba roboh ketika truk melintas di atas badan jembatan.
Baca Juga: Progres Pembangunan Pujasera Alun-Alun Sukoharjo Lebih Cepat 11 Persen
“Sesampainya di Jembatan Suko Kali Nawud, saat melintas di atas jembatan, tiba-tiba roboh karena tidak kuat menahan beban truk,” kata Askolani.
Ambruknya jembatan membuat bagian belakang hingga badan truk masuk ke aliran sungai.
Beruntung, sopir truk hanya mengalami luka ringan.
Simin kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sukoharjo untuk mendapatkan penanganan medis.
Jembatan tersebut diketahui bukan bangunan baru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, Jembatan Suko Kali Nawud telah dibangun sejak 1987.
Puluhan tahun menjadi akses warga, jembatan itu akhirnya tak mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas.
Meski badan jembatan roboh, akses warga tidak sepenuhnya terputus.
Di sebelah timur jembatan yang amblas, masih ada jembatan lain yang dapat digunakan warga.
Baca Juga: Revitalisasi Stadion Gelora Merdeka Jombor Sukoharjo Dimulai, Rp 2,6 Miliar Untuk Drainase Lapangan
Pengguna jalan pun diarahkan memanfaatkan akses tersebut.
Sementara itu, proses evakuasi truk berlangsung cukup sulit.
Badan truk masih menyangkut pada sisi jembatan, sehingga menyulitkan kendaraan penarik untuk masuk dan menarik truk dari sungai.
"Petugas di lapangan kemudian menggunakan alat berat untuk memperlebar bagian sisi jembatan yang roboh. Langkah tersebut dilakukan agar ruang gerak lebih luas, sehingga truk dapat ditarik menggunakan kendaraan berat," katanya.
Hingga Kamis sore, petugas masih melakukan penanganan di lokasi dan mempersiapkan proses evakuasi truk. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo