Doa Anak Yatim di Sukoharjo untuk Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda: Cepat Ditemukan Ya Mas-mas ku Wartawan

Iwan Kawul • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:28 WIB
25 anak yatim korban Covid-19 dan anak duafa Sanggar Bhineka Sukoharjo bersama para relawan mahasiswa panjatkan doa untuk para jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rabu (16/9/2026). (ISTIMEWA)
25 anak yatim korban Covid-19 dan anak duafa Sanggar Bhineka Sukoharjo bersama para relawan mahasiswa panjatkan doa untuk para jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rabu (16/9/2026). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM– Doa tulus dipanjatkan sekitar 25 anak yatim korban Covid-19 dan anak duafa Sanggar Bhineka Sukoharjo bersama para relawan mahasiswa untuk para jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Aksi kepedulian tersebut digelar dengan penuh haru di Sanggar Bhineka, Sukoharjo Kota, Rabu (16/9/2026).

Anak-anak menyalakan lilin sambil membawa poster berisi pesan dan doa agar para jurnalis segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Ada Bercak Darah di Meja Kasir Toko Sepatu di Karangpandan Karanganyar yang Diduga Jadi Sasaran Perampokan

“Semoga mas-mas wartawan segera ditemukan,” demikian salah satu pesan yang ditulis dalam poster yang dibawa anak-anak.

Poster lainnya bertuliskan, “Semoga mereka ditemukan selamat.”

Tak hanya itu, anak-anak juga menuangkan kepeduliannya melalui gambar Gunung Anak Krakatau.

Gambar tersebut dilengkapi tulisan harapan agar bencana akibat aktivitas gunung tidak kembali terjadi.

Aksi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Darmanto, penyuluh agama Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo.

Suasana haru semakin terasa ketika anak-anak menuliskan pesan dan harapan pada sebuah kereta putih bergambar Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Health Outcome, Perkuat FKTP dan Efisiensi Rumah Sakit

Beragam pesan polos namun menyentuh ditulis para anak yatim. Di antaranya, 

“Cepat ditemukan ya mas-mas ku wartawan,” “Semoga mas wartawan ditemukan sehat,” serta “Mas wartawan, doa kami padamu.”

Harapan serupa juga disampaikan para mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta yang turut mengikuti aksi tersebut.

Kepedulian itu kemudian ditutup dengan penyerahan bunga dari salah satu anak yatim korban Covid-19, Rahma, kepada perwakilan wartawan.

Baca Juga: NIK KTP Tidak Terdaftar Bansos 2026? Ini Solusi dan Cara Daftar di DTSEN, Bisa Lewat HP atau Kelurahan

Bunga tersebut menjadi simbol cinta dan kasih sayang anak-anak kepada para jurnalis yang selama ini mereka kenal melalui pemberitaan.

Rahma, 13, mengatakan dirinya ikut mendoakan para jurnalis yang hilang saat bertugas meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Saya mendoakan mas-mas wartawan yang hilang. Semoga segera ditemukan dan dalam keadaan sehat,” ujar Rahma.

Koordinator aksi sekaligus pendiri Sanggar Bhineka Sukoharjo Agus Widanarko alias Danar mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ungkapan terima kasih anak-anak sanggar kepada para jurnalis.

Menurut Danar, keberadaan Sanggar Bhineka tidak lepas dari perhatian dan pemberitaan para wartawan ketika pandemi Covid-19.

Pemberitaan tersebut turut membuka kepedulian masyarakat terhadap kondisi anak-anak yatim korban Covid-19.

“Dulu Sanggar Bhineka juga terbentuk karena bantuan dari liputan teman-teman wartawan saat Covid-19. Dari pemberitaan itu, masyarakat ikut peduli kepada anak-anak kami hingga akhirnya berdirilah sanggar belajar untuk anak yatim korban Covid-19, anak duafa dan masyarakat,” beber Danar.

Karena itu, ketika mendengar kabar sejumlah jurnalis hilang saat menjalankan tugas, anak-anak Sanggar Bhineka merasa perlu menunjukkan kepedulian.

“Sepantasnya ketika terjadi sesuatu kepada wartawan, kami ikut prihatin dan peduli. Anak-anak ingin mendoakan agar para wartawan yang sedang menjalankan tugas meliput Gunung Anak Krakatau segera ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua Pelaku Perampokan Toko di Karangpandan Sempat Memilih Sepatu, lalu Kabur ke Arah Karanganyar

Danar berharap doa yang dipanjatkan anak-anak tersebut menjadi penguat sekaligus membawa kabar baik bagi keluarga dan rekan-rekan para jurnalis.

“Semoga doa anak-anak yatim ini tembus langit. Besok ada kabar baik dan para wartawan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tandasnya. (kwl)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
jurnalis hilang doa anak yatim untuk jurnalis Sanggar Bhineka gunung anak krakatau