SUKOHARJO – Masih ingat Saminem, wanita superhero yang selamatkan suaminya, Sumidi saat rumah mereka di Dusun Trayon RT 01 RW 03, Desa Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo terbakar hebat, Kamis petang (17/9)?
Pasangan suami-istri (pasutri) tersebut mendapat bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo, berupa uang tunai dan paket sembako, Sabtu (19/9).
Bantuan diserahkan Ketua PMI Sukoharjo dr. Kunari Mahanani.
Didampingi Camat Mojolaban Miftah dan Kepala Desa (Kades) Klumprit Hartana. Aksi tersebut bagian dari respons kemanusiaan, untuk membantu warga yang terdampak musibah.
“PMI Sukoharjo membantu korban kebakaran, sebagai bentuk dukungan kemanusiaan untuk masyarakat. Ini juga bertepatan dengan HUT Ke-81 PMI,” kata Kunari, Minggu (20/9).
Baca Juga: Pilkades Sukoharjo Rawan Money Politics, Payung Hukum dan Sanksi Kurang Tegas
Kunari menambahkan, bantuan tersebut diharapkan meringankan kebutuhan keluarga korban.
Apalagi rumah pasutri tersebut ludes terbakar, gara-gara BBM yang dipindah ke botol tumpah dan tersulut api.
Bantuan sembako ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Sedangkan santunan uang tunai diharapkan membantu keluarga korban menghadapi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan.
“Kami berharap bantuan ini sedikit meringankan beban keluarga korban. Ini bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” imbuhnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi saat Sumidi sedang memindah isi BBM dari jeriken ke botol untuk dijual kembali.
Sialnya, BBM tumpah dan tersambar api hingga kobaran dengan cepat membesar.
Saat kejadian, Saminem sedang mengaji di dalam rumah.
Mengetahui api membesar, ia spontan menarik suaminya keluar rumah untuk menyelamatkan diri sembari meminta pertolongan warga. Warga sekitar segera melaporkan kebakaran ini ke Damkar Satpol PP Sukoharjo.
“Sebanyak tiga unit armada pancar dan satu unit armada supply dikerahkan ke lokasi. Penggunaan air mencapai 20.000 liter. Proses pemadaman dibantu PMK Solo, PMK Karanganyar, TNI/Polri, serta relawan,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, Sumidi mengalami luka bakar ringan. Kebakaran menghanguskan 54 meter persegi, dari total bangunan 100 meter persegi. Sedangkan kerugian materi ditaksir Rp 200 juta. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo