RADARSOLO.COM–Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau 2026 diperkuat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo menyerahkan tambahan peralatan pemadam kebakaran kepada Satpol PP Kabupaten Sukoharjo.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, dukungan tersebut diberikan untuk memperkuat kapasitas penanganan kebakaran, terutama setelah meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun rumah penduduk sepanjang Mei hingga September 2026.
“Peralatan ini untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan kebakaran, sehingga respons di lapangan bisa lebih optimal,” ujar Ariyanto, Minggu (27/9)
Bantuan yang diserahkan terdiri atas Dua unit pompa air portable atau Alkon 23 HP. Peralatan tersebut dilengkapi 30 selang ukuran 1,5 inci, 20 selang ukuran 2,5 inci, tiga nozzle 1,5 inci, dua nozzle 2,5 inci, empat Y Connection 1,5–1,5, serta tiga Y Connection 2,5–1,5.
Ariyanto menjelaskan, peralatan tersebut merupakan bagian dari dukungan sarana penanganan darurat yang bersumber dari hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sebelumnya, Pemkab Sukoharjo melalui BPBD menerima hibah lima set Pompa Alkon 23 HP dan 10 set Pompa Alkon 6 HP. Total nilai hibah tersebut mencapai Rp2,265 miliar.
“Dengan tambahan sarana ini, kami berharap tim Pemadam Kebakaran Satpol PP semakin optimal dalam penanganan kebakaran, sekaligus mendukung keselamatan personel saat bertugas,” katanya.
Penambahan peralatan dinilai penting mengingat tingginya kejadian kebakaran selama musim kemarau tahun ini.
Baca Juga: Pesta Miras di Taman Kampus, Tujuh Pemuda Diciduk Tim Sparta
Kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga telah menimbulkan korban jiwa.
BPBD pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan dan segera melaporkan apabila terjadi kebakaran maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
“Peran masyarakat sangat penting. Segera laporkan jika melihat kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” tandas Ariyanto. (kwl)
Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com