RADARSOLO.COM – Sungai yang menjadi batas wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Klaten mendapat perhatian warga.
Menjelang musim penghujan, relawan dan warga RW 06 Krajan, Kecamatan Gatak turun langsung membersihkan sampah hingga rumpun bambu yang berpotensi menghambat aliran sungai.
Aksi bersih sungai digelar Minggu (4/10) mulai pukul 08.00 WIB, dipusatkan di sekitar Jembatan Dukuh Krajan.
Lokasi tersebut berbatasan dengan Desa Teloyo, Kabupaten Klaten.
Camat Gatak Wanto mengatakan, pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.
Baca Juga: TNI Gadungan Ngaku Pengawal Komandan, Gasak Motor Tetangga Kos di Sukoharjo
Terlebih, sejumlah rumpun bambu roboh hingga melintang di aliran sungai.
”Bambu yang roboh melintang di sungai ditebang supaya tidak menjadi penghalang aliran air. Sampah-sampah yang ada di sungai juga dibersihkan,” ujar Wanto.
Menurutnya, kondisi sungai di kawasan perbatasan perlu mendapat perhatian bersama. Sebab, kelancaran aliran air tidak mengenal batas administrasi wilayah.
Wanto mengapresiasi kepedulian warga dan relawan yang bergotong-royong menjaga kebersihan sungai. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi penyumbatan ketika debit air meningkat saat hujan deras.
”Ini bentuk kepedulian warga untuk menjaga sungai tetap bersih dan aliran air lancar, terutama menghadapi musim penghujan,” tandasnya. (kwl/adi)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo