RADARSOLO.COM –RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, kritik, hingga kebutuhan pelayanan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP), Selasa (6/10).
Berbagai masukan yang muncul akan ditindaklanjuti melalui intervensi dan evaluasi pelayanan.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo dr. Dewi Kartikasari menjelaskan, FKP penting untuk memastikan pelayanan rumah sakit benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Karena kami melayani masyarakat, maka masyarakat juga harus kami ajak bicara. Masukan dari masyarakat, internal rumah sakit, mitra kerja, pelanggan, maupun OPD terkait akan menjadi bahan untuk perbaikan pelayanan,” jelasnya.
Baca Juga: Linmas di Sukoharjo Digelontor 9 Motor Sampah dan 2 Bentor
Dewi menambahkan, langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin prima.
“Masukan-masukan ini nantinya akan kami tindak lanjuti. Sehingga menjadi perbaikan-perbaikan dalam pelayanan,” imbuhnya.
Penguatan pelayanan juga dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana medis.
Tahun ini, RSUD Ir. Soekarno dapat hibah alat kesehatan (alkes) berupa CT Scan 64 slice. Bantuan ini dari program Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Ini melengkapi alkes yang sudah ada, yakni CT Scan 32 slice.
Kehadiran perangkat dengan kapasitas tinggi tersebut diharapkan semakin mendukung proses penegakan diagnosa.
Selain itu, RSUD Ir. Soekarno juga akan memperkuat layanan jantung dengan Cath Lab (catheterization laboratory).
Fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung tindakan kateterisasi dan pemeriksaan pembuluh darah jantung.
“Yang kedua ada Cath Lab. Ini untuk layanan jantung, khususnya kateterisasi. Jadi nanti juga akan menambah kemampuan kami dalam penegakan diagnosis dan layanan jantung,” imbuhnya.
Baca Juga: Balita Stunting di Bulu Sukoharjo Kondisinya Memprihatinkan, PMI Turun Tangan
Dewi menegaskan, penambahan peralatan medis tersebut tidak berdiri sendiri.
Penguatan fasilitas harus berjalan beriringan dengan evaluasi dan masukan dari masyarakat agar peningkatan teknologi benar-benar berdampak pada kualitas pelayanan.
“Temanya adalah pengembangan pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang prima. Jadi bukan hanya alatnya yang ditambah, tetapi pelayanan kepada masyarakat juga terus kami perbaiki,” pungkasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo