Bangun SMA di Sukoharjo, LDII Gelontorkan Rp 8 Miliar

Iwan Kawul • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:52 WIB
Peletakan batu pertama pembangunan SMA Nur Hasan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Barokah, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo resmi dimulai, Selasa (20/10). (Iwan Kawul/Radar Solo)
Peletakan batu pertama pembangunan SMA Nur Hasan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Barokah, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo resmi dimulai, Selasa (20/10). (Iwan Kawul/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pembangunan SMA Nur Hasan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Barokah, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo resmi dimulai, Selasa (20/10).

Proyek ditandai peletakan batu pertama oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo.

Pembangunan sekolahan dengan anggaran Rp 8 miliar tersebut direncanakan berlangsung 24 bulan.

Bangunan ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 3.000 meter persegi.

Baca Juga: Warga Jetis Sukoharjo Digegerkan Mayat Tergeletak di Jalan, Penyebab Kematian Misterius

Sapto menjelaskan, pembangunan sekolah yang terintegrasi dengan lingkungan pesantren tidak sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan baru.

Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Membangun sebuah institusi pendidikan, apalagi yang terintegrasi dengan lingkungan pesantren, pada hakikatnya adalah membangun peradaban. Kita tidak sedang sekadar menyusun batu bata dan semen, melainkan sedang menyemai bibit-bibit masa depan,” ujarnya.

Menurut Sapto, pendidikan harus mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dengan penguatan iman dan takwa (imtak).

Baca Juga: Mencekam! Sempat Melawan Pakai Busur, Pelaku Pembakaran Warung Mie Babi di Sukoharjo Didor Polisi

Keduanya menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang turut membawa tantangan dalam pembentukan karakter. 

Dia menilai, kehadiran SMA Nur Hasan diharapkan dapat memperluas akses pendidikan yang dekat dengan masyarakat, berkualitas, serta memberikan perhatian terhadap pembentukan akhlak peserta didik.

“Masyarakat Desa Sidorejo, Bendosari, dan Kabupaten Sukoharjo pada umumnya sangat mendambakan akses pendidikan yang dekat, berkualitas, dan memiliki kepedulian terhadap pembentukan karakter akhlak,” katanya.

Sapto juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukoharjo untuk mendukung inisiatif masyarakat dalam membangun sarana pendidikan.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan sekolah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari panitia, pemerintah desa, masyarakat, hingga unsur keamanan di tingkat kecamatan.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Geger Penggerebekan di Purbayan Sukoharjo

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu kelancaran pembangunan agar tanggung jawab tersebut tidak hanya bertumpu pada panitia.

“Mari kita bantu ringankan langkah panitia. Berikan dukungan terbaik kita, agar proses pembangunan ini tidak menjadi beban yang dipikul sendirian, melainkan menjadi ladang amal yang kita kerjakan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sukoharjo Dalono Abdul Rosyid menyampaikan, pembangunan SMA Nur Hasan direncanakan menelan anggaran sekitar Rp 8 miliar. Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 24 bulan.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga: Lahan Kosong Bekas Pabrik Sritex Sukoharjo Terbakar, Vegetasi Mengering Sulitkan Pemadaman

“Semoga seluruh proses pembangunan SMA Nur Hasan ini dapat berjalan dengan lancar, aman, tanpa suatu halangan apa pun, dan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target perencanaan panitia,” pungkasnya. (kwl)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
sma nur hasan ponpes barokah sukoharjo