Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tips Membangun Pagar Rumah yang Nyaman: Lokasi Turut Tentukan Desain

Damianus Bram • Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:00 WIB
HARUS SEIMBANG: Desain pagar rumah yang tepat dapat memberikan kenyamanan penghuni maupun tetangga sekitar. (KALVIN WIDJAJA FOR JAWA POS)
HARUS SEIMBANG: Desain pagar rumah yang tepat dapat memberikan kenyamanan penghuni maupun tetangga sekitar. (KALVIN WIDJAJA FOR JAWA POS)
RADARSOLO.ID - Pagar rumah bukan komponen pelengkap hunian. Namun tetap harus dipersiapkan matang-matang dalam membangunnya. Sebab, selain untuk melindungi hunian dari gangguan luar, juga wajib memperhatikan lingkungan sekitar.

Sebenarnya tidak ada patokan baku tentang tinggi pagar rumah. Hanya saja, pagar rumah didesain bukan hanya sekadar melengkapi estetika sebuah hunian. Tapi juga menyesuaikan lokasi rumah tersebut berada di mana.

Dari rangkuman Jawa Pos Radar Solo, perlu perhatikan tips ini dalam membangun pagar. Misalnya, sebuah rumah berdiri di sudut belokan. Maka pembangunan pagar yang tepat adalah pagar yang bisa dilihat oleh pengguna jalan. Agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Artinya, pembangunan pagar dilarang terlalu tinggi. Sehingga membuat pengguna jalan tidak bisa melihat kondisi jalanan. Tinggi pagar semestinya menyesuaikan lingkungan tinggal sekaligus kebutuhan penghuni rumah. Agar memberikan keamanan dan kenyamanan berbagai pihak.

Biasanya, lingkungan sekitar tempat tinggal punya aturan khusus soal tinggi pagar rumah. Tujuannya, untuk etika hidup bertetangga yang baik dan menyenangkan. Jika hunian berada di klaster perumahan, penggunaan pagar yang tinggi dianggap pemilik rumahnya tidak ramah. Ini bertentangan dengan konsep kenyamanan yang ditawarkan.

Jadi, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu rencana pembangunan pagar rumah bersama tetangga. Agar tetap bisa membaur dengan lingkungan sekitar. Beda cerita jika hunian terletak di pinggir jalan raya. Butuh pagar yang tinggi untuk memberikan rasa aman bagi pemilik rumah. Juga mengurangi suara bising kendaraan yang melintasi jalan raya.

Selama ini, salah kaprah masyarakat adalah menganggap pagar rumah bukan termasuk bagian dari sebuah hunian itu. Padahal, membangun pagar harus dimulai sejak awal merencanakan pembangunan rumah. Alias satu kesatuan. Jadi tidak ada yang namanya memasang pagar saat rumah sudah terbangun.

Lalu, berapa tinggi pagar yang ideal digunakan? Pagar rendah sekitar 1,5 meter sudah cukup menjaga privasi penghuni rumah. Atau gunakan pagar setinggi orang dewasa sekitar 1,8 meter. Namun jangan lupa tambahkan tanaman penghias untuk memberikan kesan natural dan menghindari pagar seperti benteng. Khusus rumah di pinggir jalan raya, bisa gunakan pagar setinggi 2 meter untuk keamanan. (aya/adi) Editor : Damianus Bram
#Desain Pagar Rumah #Pembangunan Pagar Rumah #Pagar Rumah