RADARSOLO.COM – Pemasangan jaringan kabel menggunakan tiang memang lebih praktis dan hemat.
Namun seiring waktu, kabel yang dipasang bertambah banyak dan menimbulkan kesan semrawut. Termasuk di Kota Solo.
Kondisi tersebut direspons PT Telkom. Mereka berencana mengganti kabel jaringan atas menjadi jaringan bawah tanah.
General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Solo Nanang Setyo Utomo mengungkapkan, pembuatan jaringan kabel bawah tanah tersebut atas dorongan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa.
Teguh mengaku rishi dengan jaringan kabel yang menggunakan tiang karena semakin semrawut.
"Kami (manajemen Telkom-red) audiensi dengan Pemkot Solo yang dihadiri pak wakil wali kota,” ujar Nanang ditemui di Gondangrejo, Karanganyar, belum lama ini.
Dalam pertemuan tersebut, wakil wali kota Solo menyebut jaringan kabel yang mengggunakan tiang sudah seperti rumpun bambu.
“Nah beliau meminta Telkom untuk membantu menata kabel," terangnya.
Hal itu direspons PT Telkom dengan segera mengubah jaringan kabel atas menjadi jaringan kabel bawah tanah. Di awali di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Kota Solo.
Kota Solo, lanjut Nanang, menjadi yang pertama segera mengadopsi jaringan kabel Telkom bawah tanah.
Hal tersebut menjadi komitmen PT Telom yang peduli dengan penataan infrastrutkur. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono