RADARSOLO.COM – Google terus memperkuat lini layanan produktivitasnya dengan menyematkan kecerdasan buatan (AI) generatif Gemini ke dalam aplikasi Google Workspace, seperti Docs, Sheets, Meet, Chat, dan Vids.
Langkah ini memperluas kemampuan AI Google yang sebelumnya sukses diterapkan di NotebookLM.
Kini, pengguna dapat mendengarkan versi audio dari dokumen Google Docs mereka, baik secara keseluruhan maupun ringkasan pentingnya, dengan format mirip podcast.
Fitur audio ini akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan bagi pengguna program pengujian alfa Workspace.
Berikut pembaruan fitur AI yang akan hadir di Google Workspace:
1. Google Docs
Mulai akhir Juni, Gemini akan membantu memperkuat argumen, memastikan format konsisten, memperbaiki struktur tulisan, dan memperjelas poin-poin penting.
2. Google Sheets
Akhir tahun ini, AI akan mampu menganalisis data, menemukan tren tersembunyi, menyarankan area eksplorasi, dan secara otomatis membuat grafik visualisasi data.
3. Google Meet
Pengguna bisa meminta Gemini untuk merangkum bagian rapat yang terlewat, menjelaskan keputusan penting, hingga menyusun poin sebelum mengangkat tangan secara virtual. Fitur ini akan tersedia secara umum sebelum akhir Juni.
4. Google Chat
Baca Juga: BKN Wajibkan Aktivasi MFA bagi PNS dan PPPK, Ini Cara Lengkapnya
Dengan menyebut "@gemini" dalam percakapan, pengguna bisa meminta ringkasan mencakup pertanyaan terbuka, keputusan penting, hingga langkah lanjutan. Fitur ini akan dirilis lewat program akses awal Labs.
5. Google Vids
Fitur baru berbasis model Veo 2 memungkinkan pengguna membuat klip video berkualitas tinggi dan orisinal. Akan tersedia dalam waktu dekat untuk pengguna alfa Workspace.
Google juga memperkenalkan Workspace Flows, sistem automasi kerja lintas aplikasi yang didukung oleh Gems — agen AI khusus berbasis Gemini.
Melalui fitur ini, pengguna bisa menjalankan tugas kompleks seperti riset, analisis data, hingga pembuatan konten secara otomatis.
Sebagai langkah mematuhi regulasi perlindungan data pribadi seperti GDPR, Google kini mengizinkan pengguna Workspace untuk memilih lokasi pemrosesan data oleh Gemini.
Baca Juga: Miris! Oknum Guru SD di Depok Diduga Lecehkan 14 Siswi, Masih Aktif Mengajar di Sekolah
Pengguna di Uni Eropa bisa memastikan datanya tidak diproses di AS, dan sebaliknya.
Langkah ini mempertegas komitmen Google terhadap keamanan dan privasi pengguna dalam era AI generatif. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono