Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mengenal Fisika Kuantum Lewat Google Doodle Hari Kuantum Sedunia

Tri wahyu Cahyono • Senin, 14 April 2025 | 19:58 WIB
Doodle yang dirilis pada 14 April 2025 ini memperingati Hari Kuantum Sedunia.
Doodle yang dirilis pada 14 April 2025 ini memperingati Hari Kuantum Sedunia.

RADARSOLO.COM-Hari Kuantum Sedunia kembali dirayakan oleh Google melalui Google Doodle yang menggambarkan alat optik tradisional bernama thaumatrope.

Doodle yang dirilis pada 14 April 2025 ini memperingati Hari Kuantum Sedunia, yang setiap tahunnya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang fisika dan teknologi kuantum.

Google Doodle Hari Kuantum Sedunia menampilkan thaumatrope. Mainan optik yang terdiri dari cakram dengan dua gambar berbeda di kedua sisinya.

Ketika diputar dengan cepat, kedua gambar tersebut tampak menyatu dan membentuk satu gambar utuh.

Hal ini menggambarkan konsep superposisi kuantum, yaitu saat sebuah partikel berada dalam beberapa keadaan sekaligus, yang menjadi dasar dalam fisika kuantum.

Pentingnya Hari Kuantum Sedunia adalah untuk memperkenalkan masyarakat lebih jauh tentang konsep-konsep dasar fisika kuantum.

Yang memiliki peran besar dalam perkembangan teknologi saat ini, dari komputasi kuantum hingga sistem komunikasi yang lebih aman.

Google Doodle ini, dengan tampilan yang menarik, mengajak pengguna untuk lebih memahami peran besar fisika kuantum dalam kehidupan sehari-hari.

Apa itu Google Doodle?

Google Doodle adalah modifikasi sementara dari logo Google yang dirancang untuk memperingati momen penting, baik secara global maupun lokal.

Doodle ini hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari ilustrasi, animasi, hingga permainan interaktif.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1998, Doodle telah berkembang menjadi medium kreatif yang merayakan berbagai peristiwa penting.

Baca Juga: Begini Kondisi Rapat Dengar Pendapat Rencana Pendirian Pabrik Semen di Pracimantoro yang Digelar DPRD Wonogiri

Mulai dari ulang tahun tokoh terkenal, perayaan budaya, hingga penemuan ilmiah besar.

Beberapa Doodle paling ikonik, seperti Doodle Pac-Man pada 2010 untuk merayakan ulang tahun ke-30 permainan Pac-Man.

Serta Doodle Olimpiade Tokyo 2021, menjadi begitu terkenal di kalangan pengguna internet.

Ketika diputar dengan cepat, kedua gambar tersebut tampak menyatu dan membentuk satu gambar utuh. Hal ini menggambarkan konsep superposisi kuantum.
Ketika diputar dengan cepat, kedua gambar tersebut tampak menyatu dan membentuk satu gambar utuh. Hal ini menggambarkan konsep superposisi kuantum.

Selain memperindah halaman pencarian, Doodle juga berfungsi sebagai alat edukasi.

Dengan meng-klik Doodle, pengguna akan diarahkan ke halaman pencarian yang menyediakan informasi lebih lanjut mengenai topik yang dirayakan.

Hal ini menjadi titik awal bagi pengguna, terutama pelajar, untuk menggali lebih dalam mengenai sejarah, budaya, atau ilmu pengetahuan. (wa)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#superposisi kuantum #Hari Kuantum Sedunia #doodle #google