RADARSOLO.COM - Di era teknologi kecerdasan buatan (AI), kenangan bersama orang tercinta kini bisa dihadirkan kembali dalam bentuk visual yang menyentuh hati.
Salah satunya lewat kreasi foto AI miniatur yang menampilkan sosok anak berpelukan hangat dengan ayah dan ibu, meski salah satu atau kedua orang tua telah tiada.
Konsep ini bukan sekadar karya digital, tetapi juga cara baru untuk merawat memori keluarga yang tak tergantikan.
Dengan bantuan prompt khusus dan memanfaatkan fitur Nano Banana milik Google Gemini, bisa menghadirkan figur miniatur 1/7 skala yang menggambarkan kebersamaan penuh tawa dalam suasana hangat.
Visual ini memberikan kesempatan bagi siapa pun yang kehilangan orang tua untuk melihat kembali bayangan kasih sayang yang pernah menyelimuti hidup mereka.
Selain itu, ide ini bisa menjadi bentuk terapi emosional, karena menghadirkan rasa dekat dengan orang tua meski hanya lewat gambar buatan AI.
Lebih dari sekadar foto, kreasi ini menjadi pengingat bahwa cinta keluarga tidak pernah benar-benar hilang, melainkan selalu bisa dihidupkan kembali lewat teknologi yang berkembang pesat.
Cara Buat Foto AI Miniatur Anak Pelukan dengan Orang Tua
1. Masuk ke situs https://gemini.google.com
2. Login dengan akun Google
3. Pilih dan Unggah Foto
Pada halaman chat Gemini, unggah foto. Pilih foto Anda, foto ayah, dan foto ibu yang terbaik untuk diedit. Pastikan klik gambar pisang kecil (Nano Banana)
4. Pakai prompt yang tepat
Ini prompt yang bisa dipakai:
Create a 1/7 scale bminiatur figure based on the uploaded photo, a young daughter warmly hugging her father and mother. The figurines should be depicted in a realistic style, showing full-body details with natural facial expressions of happiness and closeness. Place the family sitting together on a cozy sofa, with the finished miniature displayed in a real environment on a circular transparent acrylic base without any text. The background should resemble a bright, warm living room filled with family atmosphere.
4. Generate dan Render
Klik Generate dan tunggu proses render figur sesuai prompt. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria