Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jericho, Rudal Israel yang Disembunyikan di Gua-gua Bawah Tanah

Tri wahyu Cahyono • Senin, 9 Maret 2026 | 14:10 WIB

Salah satu rudal Israel.
Salah satu rudal Israel.

RADARSOLO.COM-Musuh bebuyutan Iran, Israel, juga memiliki rudal balistik.

Rudal balistik yang dimiliki Israel lebih sedikit dibandingkan milik Iran yang mencapai belasan jenis.

Namun, jumlah jenis rudal balistik yang disebutkan belum mewakili jumlah amunisi dari masing jenis rudalnya.

Artinya, data tersebut tidak bisa mewakili jumlah total amunisi rudal balistik yang dimiliki oleh Iran maupun Israel.

Adapun sejumlah rudal milik Israel yakni:

Keunggulan Masing-masing Rudal Israel

Jericho 2: Rudal Balistik Jarak Menengah Israel Berbahan Bakar Padat

Pengembangan rudal ini dipicu sebagian oleh penolakan AS terhadap permintaan Israel untuk membeli rudal balistik jarak menengah (IRBM) Pershing II.

Jericho 2 mulai dikembangkan pada tahun 1977 dan mulai beroperasi pada tahun 1989.

Delapan kali uji coba dilakukan antara waktu itu dan tahun 2001.

Rudal ini memiliki jangkauan maksimum sekitar 1.500 km (932 mil), dan mampu membawa muatan hulu ledak tunggal hingga 1.500 kg (3.307 lbs).

Rudal ini memiliki panjang 15 meter (49 kaki) dan lebar 1,35 meter (4,4 kaki), dengan perkiraan berat peluncuran 22.000 kg (48.502 lbs).

Jericho 2 dapat diluncurkan dari silo, truk flatbed kereta api, atau kendaraan TEL.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Tetapkan Siaga 1 Akibat Perang AS-Israel vs Iran Memanas, Apa Dampaknya bagi Warga Sipil?

Mobilitas ini memberikannya kemampuan untuk disembunyikan, dipindahkan dengan cepat, atau disimpan dalam silo yang diperkeras, meningkatkan ketahanannya terhadap serangan pendahuluan.

Jericho 3: Rudal Balistik Jarak Jauh dengan Kemampuan Nuklir

Laporan menunjukkan bahwa rudal ini pertama kali diuji coba pada Januari 2008 dari pusat penerbangan Palmachim dekat Tel Aviv, dengan uji coba motor berikutnya pada Februari 2008.

Jericho 3 memiliki jangkauan yang ditingkatkan dari pendahulunya.

Jericho 3 adalah rudal balistik jarak jauh, meskipun tidak jelas apakah memiliki dua atau tiga tahap.

Rudal ini diperkirakan memiliki panjang antara 15,5-16 meter (51-52 kaki) dan memiliki diameter badan 1,56 meter (5 kaki).

Jericho 3 memiliki perkiraan berat peluncuran 29.000 kg (63.934 lbs) dan muatan 1.000 hingga 1.300 kg (2.205-2.866 lbs).

Rudal ini dilaporkan dilengkapi dengan hulu ledak nuklir 750 kg (1.653 lbs) dengan daya ledak antara 150 dan 400 kT.

Diduga ada umpan yang termasuk dalam muatan dan beberapa RV yang ditargetkan secara independen (jika dilengkapi dengan daya ledak nuklir yang lebih kecil).

Jericho 3 memiliki jangkauan 4.800 hingga 6.500 km (2.983-4.039 mil) dan menggunakan panduan inersia dengan hulu ledak yang dipandu radar.

Rudal-rudal ini dilaporkan ditempatkan di Zacharia, yang terletak di selatan-barat Tel Aviv dan ditempatkan di gua-gua bawah tanah.

LORA: Rudal Balistik Jarak Pendek dengan Akurasi Tinggi

LORA (Long-Range Artillery) adalah rudal balistik jarak pendek yang dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries (IAI).

Baca Juga: Setelah Ali Khamenei Wafat, Mojtaba Khamenei Jadi Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Siapa Dia?

LORA memiliki diameter 0,624 meter (2 kaki) dan panjang 5,2 meter (17 kaki), dengan berat peluncuran sekitar 1.600 kg (3.527 lbs).

Rudal ini dapat membawa muatan hingga 600 kg (1.323 lbs), dan dapat menyebarkan hulu ledak tunggal berdaya ledak tinggi (HE) atau submunisi.

LORA menggunakan Sistem Navigasi Inersia/Sistem Posisi Global (INS/GPS) dan TV untuk panduan terminal, dengan kemungkinan kemampuan manuver dalam penerbangan.

Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 280 km (174 mil) dan kemungkinan akurasi sekitar 10 meter (33 kaki) CEP.

Harpoon: Rudal Jelajah Anti-Kapal

Harpoon (RGM-84/UGM-84/AGM-84) adalah rudal jelajah anti-kapal subsonik (berkecepatan di bawah suara) desain Amerika Serikat yang telah beroperasi sejak tahun 1977.

Sejak awal kemunculannya, banyak varian telah diproduksi, termasuk versi yang diluncurkan dari udara (pesawat), kapal permukaan, dan kapal selam.

Rudal Harpoon juga telah menjalani beberapa kali peningkatan (upgrade) untuk meningkatkan jangkauan dan sistem pemandunya.

Berbagai varian Harpoon telah diekspor ke 32 negara, menjadikannya salah satu rudal anti-kapal yang paling banyak digunakan di dunia.

Gabriel: Keluarga Rudal Anti-Kapal

Gabriel adalah keluarga rudal anti-kapal jarak pendek yang digunakan oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Israel. Rudal ini dapat diluncurkan dari laut (kapal), darat, dan udara.

Sejak penyebaran pertamanya pada tahun 1972, lima varian Gabriel telah bertugas dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Rudal ini juga telah diekspor ke setidaknya 10 negara di dunia.

Popeye: Rudal Udara-ke-Permukaan Berdaya Ledak Tinggi

Popeye adalah rudal udara-ke-permukaan Israel yang memiliki jangkauan antara 75 hingga 90 kilometer.

Rudal ini dikembangkan pada awal 1980-an dan mampu mengirim muatan hulu ledak tunggal seberat 350 kg (772 lbs) ke tingkat akurasi dalam 3 meter dari targetnya.

Varian jarak jauh, Popeye Turbo, dilaporkan memiliki kemampuan nuklir.

Popeye Turbo diyakini memiliki jangkauan 1.500 kilometer (932 mil) dan dapat membawa hulu ledak nuklir dengan daya ledak 200 kT. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#nuklir #Israel #jangkauan rudal balistik #rudal balistik