RADARSOLO.COM - Tradisi tahunan Apple yang biasanya memangkas harga seri iPhone pendahulu saat generasi baru meluncur mendadak patah tahun ini.
Selepas peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, raksasa teknologi asal Cupertino tersebut justru mengerek naik harga deretan model pendahulunya.
Bukannya makin murah, lini iPhone 16, iPhone 17, iPhone 17e, hingga iPhone Air justru kompak mengalami kenaikan harga resmi sebesar USD 100 (sekitar Rp1,5–1,7 jutaan).
Sontak kebijakan tak biasa ini mengejutkan para pencinta gadget yang telah menanti momok diskon tahunan Apple.
Lantas, apa penyebab di balik meroketnya harga HP berlogo apel kroak ini?
Mengapa Harga iPhone Model Lama Malah Naik?
Langkah anomali Apple ini sebenarnya sudah sempat diisyaratkan oleh mantan CEO Apple, Tim Cook, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Resmi, Daftar Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Lengkap Semua Varian
Tingginya biaya produksi komponen memori (RAM) dan ruang penyimpanan (storage) menjadi pemicu utamanya.
Kelangkaan pasokan komponen memori di tingkat global terjadi lantaran para produsen manufaktur lebih memprioritaskan lonjakan permintaan besar-besaran dari industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Karena biaya modal yang membengkak, Apple tak lagi sanggup menyerap kenaikan harga beban produksi tersebut sehingga imbasnya dialihkan ke konsumen.
Gelombang kenaikan harga ini bahkan dilaporkan lebih ekstrem di pasar internasional.
Di India, misalnya, lonjakan harga iPhone model lama dilaporkan menyentuh angka hingga 20,5%.
Baca Juga: Harga Toyota Rush G 2006 Bekas Ternyata Cuma Segini, SUV Lawas yang Masih Menarik
Daftar Lengkap Kenaikan Harga iPhone Generasi Lama
Berdasarkan laporan The Verge, berikut adalah penyesuaian harga terbaru untuk lini iPhone generasi sebelumnya pasca-peluncuran iPhone 18 series:
iPhone 16 (128 GB): Naik dari USD 699 menjadi USD 799 (sekitar Rp14,1 jutaan)
iPhone 17e (256 GB): Naik dari USD 599 menjadi USD 699 (sekitar Rp12,3 jutaan)
iPhone 17 (256 GB): Naik dari USD 799 menjadi USD 899 (sekitar Rp15,8 jutaan)
iPhone Air (256 GB): Naik dari USD 999 menjadi USD 1,099 (sekitar Rp19,3 jutaan)
Sementara itu, iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max resmi dipensiunkan (discontinue) dari toko resmi Apple untuk memberi ruang bagi lini iPhone 18 Pro.
Banderol Resmi Seri iPhone 18 Pro
Sementara itu, untuk lini flagship terbarunya, Apple mematok harga awal USD 100 lebih tinggi dibanding generasi pendahulunya.
Hadir dalam empat warna (Black, Silver, Glacier, dan warna baru Burgundy), berikut adalah rincian harganya:
iPhone 18 Pro
256 GB: USD 1,199 (sekitar Rp21,1 juta)
512 GB: USD 1,399 (sekitar Rp24,6 juta)
1 TB: USD 1,799 (sekitar Rp31,6 juta)
2 TB: USD 2,399 (sekitar Rp42,2 juta)
iPhone 18 Pro Max
256 GB: USD 1,299 (sekitar Rp22,8 juta)
512 GB: USD 1,499 (sekitar Rp26,3 juta)
1 TB: USD 1,899 (sekitar Rp33,4 juta)
2 TB: USD 2,499 (sekitar Rp43,9 juta)
Sesi pemesanan awal (pre-order) di AS telah dibuka mulai Sabtu, 12 September 2026, dan unit akan dijual bebas pada 18 September 2026.
Perlu diingat bahwa estimasi Rupiah di atas merupakan konversi kurs mentah dari harga pasar AS dan belum memperhitungkan beban pajak serta margin distributor resmi jika nanti diboyong ke Indonesia.
Editor : Syahaamah Fikria