RADARSOLO.COM - Mengatur keuangan pribadi menjadi lebih mudah dengan bantuan Microsoft Excel. Aplikasi pengolah angka ini bisa digunakan untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, hingga menghitung sisa uang secara otomatis. Dengan begitu, pengguna dapat mengetahui ke mana uang digunakan dan mengatur anggaran agar tidak boros.
Excel juga menyediakan berbagai rumus sederhana yang bisa dimanfaatkan untuk membuat catatan keuangan bulanan, bahkan tanpa harus mahir menggunakan spreadsheet.
Lantas, bagaimana cara membuat catatan keuangan pribadi di Excel? Berikut langkah-langkahnya.
Baca Juga: Hasil Print Excel Terpotong-potong? Begini Cara Agar Tabel Muat dalam Satu Halaman
1. Buat Tabel Keuangan di Excel
Langkah pertama, buka Microsoft Excel dan buat lembar kerja baru. Siapkan beberapa kolom untuk mencatat transaksi, seperti tanggal, keterangan, kategori, pemasukan, dan pengeluaran.
Kolom tanggal digunakan untuk mencatat waktu transaksi, sedangkan keterangan berisi informasi seperti gaji, uang saku, belanja bulanan, atau biaya transportasi. Kolom kategori dapat diisi dengan kebutuhan sehari-hari, tagihan, hiburan, dan tabungan.
2. Catat Pemasukan dan Pengeluaran
Setelah tabel selesai dibuat, masukkan setiap transaksi sesuai tanggalnya. Pemasukan dapat berasal dari gaji, uang saku, hasil usaha, atau pendapatan tambahan. Sementara itu, pengeluaran mencakup kebutuhan makan, transportasi, belanja, pembayaran tagihan, dan biaya lainnya.
Baca Juga: Jangan Panik! Nomor HP di Excel Tiba-Tiba Kehilangan Angka 0? Begini Cara Mengembalikannya
Usahakan mencatat transaksi setiap hari agar tidak ada pengeluaran yang terlewat. Dengan pencatatan rutin, pengguna bisa melihat pola pengeluaran dan mengetahui kebutuhan yang paling banyak menghabiskan uang.
3. Hitung Total Pemasukan dan Pengeluaran dengan Rumus SUM
Agar tidak perlu menjumlahkan transaksi satu per satu, manfaatkan rumus SUM. Jika kolom pemasukan berada di C2 hingga C10, masukkan rumus berikut pada sel total pemasukan:
=SUM(C2:C10)
Untuk menghitung total pengeluaran pada kolom D, gunakan rumus:
=SUM(D2:D10)
Excel akan menjumlahkan angka pada rentang sel tersebut secara otomatis. Jika ingin mencatat lebih banyak transaksi, rentang rumus dapat disesuaikan dengan jumlah baris yang digunakan.
4. Hitung Sisa Uang secara Otomatis
Setelah total pemasukan dan pengeluaran diketahui, pengguna dapat menghitung sisa uang dengan rumus pengurangan.
Misalnya, total pemasukan berada di sel C11 dan total pengeluaran berada di D11. Pada sel sisa uang, masukkan rumus:
=C11-D11
Baca Juga: Trik Cepat Merapikan Bab Skripsi di Word, Sekali Klik Langsung Rapi!
Hasilnya menunjukkan selisih antara uang yang diterima dan uang yang dikeluarkan. Jika hasilnya positif, masih ada sisa uang. Sebaliknya, jika hasilnya negatif, pengeluaran telah melebihi pemasukan.
5. Evaluasi Keuangan Setiap Akhir Bulan
Terakhir, periksa kembali catatan keuangan pada akhir bulan. Bandingkan total pemasukan dengan pengeluaran untuk mengetahui apakah anggaran sudah digunakan sesuai rencana.
Jika pengeluaran terlalu besar, evaluasi kategori yang bisa dikurangi pada bulan berikutnya. Pengguna juga dapat menyisihkan sebagian pemasukan untuk tabungan atau dana darurat.
Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum