Gandeng BPTD dan Dishub Jateng, Astra Motor Latih 40 Peserta Jadi Duta Safety Riding

Niko auglandy • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 07:52 WIB
Gandeng BPTD dan Dishub Jateng, Astra Motor latih 40 peserta jadi Duta Keselamatan Berkendara
Gandeng BPTD dan Dishub Jateng, Astra Motor latih 40 peserta jadi Duta Keselamatan Berkendara

RADARSOLO.COM – Upaya membangun budaya keselamatan berkendara tidak cukup hanya melalui kampanye. Pemahaman dan keterampilan berkendara juga perlu terus diperkuat. Berangkat dari semangat tersebut, Astra Motor Jawa Tengah menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan Jawa Tengah untuk menggelar Safety Riding Training for Government.

Sebanyak 40 peserta dari BPTD dan Dinas Perhubungan wilayah Jawa Tengah mengikuti pembekalan teori dan praktik keselamatan berkendara selama empat hari, mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026.

Pada hari pertama, pelatihan digelar di Aula BPTD Jawa Tengah. Peserta mengikuti pembukaan dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal mengenai keselamatan berkendara.

Materi kemudian dilanjutkan dengan teori safety riding, pemahaman mengenai peraturan dan regulasi lalu lintas bersama Dinas Perhubungan, serta pelatihan kemampuan memprediksi potensi bahaya saat berkendara.

Peserta juga diperkenalkan dengan Honda Riding Trainer (HRT), alat simulasi sepeda motor yang digunakan untuk membantu peserta memahami berbagai situasi berkendara dan meningkatkan kesadaran terhadap potensi risiko di jalan.

Memasuki hari kedua, peserta mulai menjalani pembekalan praktik di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pengenalan fasilitas dan area latihan di gedung baru yang telah diresmikan pada 17 Juli 2026.

Pada sesi praktik, peserta mempelajari sejumlah keterampilan dasar. Mulai dari pemeriksaan sebelum berkendara (pre-riding), teknik pengereman dasar dan menengah, hingga latihan keseimbangan.

Tingkat kesulitan kemudian ditingkatkan pada hari ketiga. Peserta mendapatkan pembekalan teknik keseimbangan tingkat menengah serta berlatih melakukan manuver U-turn.

Mereka juga menjalani latihan pengendalian sepeda motor melalui teknik Slalom Pylon & Offset dan Slalom Course. Materi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pengendara dalam mengendalikan sepeda motor ketika menghadapi berbagai kondisi di jalan.

Rangkaian pelatihan ditutup pada hari keempat dengan post-test praktik sebagai bagian dari evaluasi kemampuan peserta setelah mengikuti seluruh tahapan pelatihan.

Selain keterampilan berkendara, peserta juga mendapatkan materi dasar public speaking. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu peserta menyampaikan kembali edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat secara lebih efektif.

Marketing Manager Astra Motor Jawa Tengah, Kresna Murti Dewanto, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.

"Kami berharap setelah kegiatan training ini para peserta bisa menjadi duta keselamatan berkendara dan bisa menularkan ilmu yang sudah didapat selama empat hari ini kepada masyarakat," ujar Kresna.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah, Astra Motor Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman.

Kresna mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan prinsip keselamatan dalam setiap perjalanan melalui kampanye #Cari_Aman.

"Mari ciptakan budaya #Cari_Aman berkendara demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik," pungkasnya.

Editor : Niko auglandy
Astra honda safety riding