Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Taman Dirgantara Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Boyolali: Nyore Bareng Anak Jadi Lebih Hangat

Ragil Listiyo • Senin, 12 Februari 2024 | 00:32 WIB
NYAMAN: Warga melihat suasana Bandara Adi Soemarmo dari Taman Dirgantara.
NYAMAN: Warga melihat suasana Bandara Adi Soemarmo dari Taman Dirgantara.

RADARSOLO.COM - Boyolali memiliki bandara udara satu-satunya di Solo Raya. Bandara Adi Soemarmo di Kecamatan Ngemplak ini tak hanya jadi terminal transportasi udara, tapi juga tempat wisata keluarga.

Di sisi selatan bandara, tepatnya di pinggir Jalan Adi Soemarmo, Desa Ngresep terdapat Taman Dirgantara.

Jalur pedestrian itu menjadi wisata murah langganan orang tua, terutama yang memiliki anak kecil.

Taman Dirgantara itu menjadi daya tarik bagi masyarakat yang melintas. Ada juga yang sengaja jauh-jauh ke taman ini untuk melihat bandara dan pesawat terbang.

Taman Dirgantara tidak terlalu panjang. Namun, cukup nyaman untuk menghabiskan waktu sore bersama keluarga.

Lokasinya yang teduh dan rindang bertambah nyaman dengan dilengkapi kursi-kursi bagi pengunjung.

Di seberang jalan, ruko-ruko jajanan berjejer cukup lengkap. Ada juga penjaja jasa mainan odong-odong.

Daya magis bagi anak-anak kecil. Biasanya pengunjung taman akan datang bersama keluarganya.

Mereka akan menghabiskan sore, terutama di hari libur dan akhir pekan. Para orang tua dan anak itu akan menghadap ke utara, melihat pesawat-pesawat yang terparkir.

Jika beruntung, mereka bisa menyaksikan saat pesawat mendarat maupun lepas landas. Hal itu akan disambut senyum ceria anak-anak yang takjub dengan burung besi itu.

Tak terkecuali, keluarga muda dengan dua anak yang masih kecil asal Sragen. Mereka jauh-jauh mengunjungi Taman Dirgantara untuk memberikan edukasi pada anaknya.

”Sengaja ngajak anak-anak ke sini. Anak menjadi antusias untuk melihat pesawat secara langsung, dan rasa penasaran jadi terbayarkan dengan lihat aslinya,” ujar ibu muda asal Sragen, Maya Mizan kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (8/2).

Acara menghabiskan waktu keluarga kecil itu dinilai murah. Namun, sarat akan pengetahuan bagi si kecil.

Dia mengaku sengaja datang ke taman itu untuk mengenalkan anaknya yang masih dini tentang penerbangan. Selama ini, anak-anaknya hanya mengetahui pesawat lebat gambar, video maupun mainan.

”Mereka bisa lihat pesawat langsung. Dengan begitu anak lebih tertarik, mendapat wawasan dan menumbuhkan cita-cita anak-anak. Kan beda pas lihat langsung ya. Mereka juga seneng banget, rasanya pengen naik pesawat,” tambahnya.

Selain menikmati sore, mereka juga membeli makanan di seberang jalan. Menurutnya, meski Taman Dirgantara berada di pinggir jalan, namun sarana untuk pedestrian cukup nyaman.

Mereka bisa duduk-duduk di kursi yang sudah disediakan. Selain itu, pepohonan juga tumbuh rindang sehingga meneduhkan pengunjung.

Pengunjung lainnya asal Kecamatan Cepogo Ramadhani mengaku mengajak kedua keponakannya yang masih usia TK dan SD.

Selain menikmati sore, keponakannya itu juga bisa melihat pesawat terbang secara langsung. Tak hanya itu, Taman Dirgantara juga dekat dengan pusat jajanan.

”Pengin memperlihatkan langsung pesawat ke adik-adik. Mereka juga senang banget. Selain itu juga pulangnya bisa mampir ke Waduk Cengklik, jadi sekalian,” ujarnya.

Sementara itu, di kampung barat bandara juga jadi tempat nongkrong anak muda. Ada beberapa penjual kopi masa kini.

Mereka menggelar tikar di jalan pinggir sawah, sementara penjual kopi menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi ala kafe. (rgl/adi)

Editor : Damianus Bram
#bandara adi soemarmo #wisata keluarga #pesawat terbang #Taman Dirgantara