Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Menjelajahi Situs Candi Kethek Karanganyar, Reruntuhan Arkeologis Unik di Dekat Candi Cetho

Niko auglandy • Rabu, 10 April 2024 | 19:25 WIB
Bangunan Candi Kethek yang berada di kaki Gunung Lawu. Lokasinya tak jauh dari Candi Cetho.
Bangunan Candi Kethek yang berada di kaki Gunung Lawu. Lokasinya tak jauh dari Candi Cetho.

RADARSOLO.COM - Kalau tengah menyempatkan diri mengunjungi Candi Cetho di Karanganyar, cukup sayang jika tidak sekalian mengunjungi Candi Kethek. Situs Candi Kethek berada tidak jauh dari keberadaan belakang Candi Cetho, tepatnya di tengah alas pinus.

Kedua candi ini ada di kaki Gunung Lawu. Secara geografis, situs Candi Kethek berada di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Candi Kethek ditemukan pada tahun 1842 oleh arkeolog dari Belanda yakni Verbeek, Van Der Vlis, dan Hoepermans. Ditemukan ketika mereka melakukan penelitian dan penggalian di daerah pegunungan Lawu. 

Candi Kethek direstorasi pada tahun 1982 oleh seorang asisten khusus Presiden Soeharto, yakni Soedjono Hoemardani.  Ekskavasi oleh BP3 Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada dan Pemkab Karanganyar digekar 2005 silam.

Dalam ekskavasi tersebut, ternyata dapat diambil kesimpulan bahwa situs ini masih ada kaitannya dengan Situs Candi Cetho.

Hal ini dikuatkan usai ditemukannya sebua arca kura-kura yang merupakan simbol Dewa Wisnu (salah satu dewa dalam ajaran agama Hindu). Arca ini ada  di situs Candi Cetho dan Candi Sukuh juga.

Bentuk candi ini memang cukup unik, dengan bentuk bangunan candi berupa punden berundak. Konsep bangunannya seperti bangunan kuno zaman parsejarah dan megalitikum. 

Bangunan candi terlihat cukup polos. Tak ada relief ataupun arca yang unik seperti di Candi sukuh, di Candi Kethek. (nik)

Editor : Niko auglandy
#jenawi #karanganyar #Punden Berundak #cetho #candi kethek