RADARSOLO.COM - Boyolali tidak hanya terkenal akan wisata alam dan kulinernya namun juga wisata air dengan beberapa umbul yang di beberpa daerah. Dari sumber mata air yang masih alami, jernih, dan menyegarkan menjadi sesuatu yang menarik untuk dicoba. Di Boyolali sendiri keberadaan umbul bukanlah suatu hal yang baru, bahkan menjadi salah satu keunggulan ekowisata dari kota Boyolali ini.
Umbul berasal dari bahasa jawa yang artinya naik. Kemudian kata umbul ini dikaitkan dengan kolam pemandian yang sumber mata airnya selalu menyembur atau naik ke atas dari dasar kolam.
Berikut beberapa umbul yang bisa anda kunjungi diakhir pekan bersama keluarga :
Umbul Tlatar
Umbul Tlatar merupakan salah satu umbul kebanggaan masyarakat Boyolali. Umbul yang terletak di Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali ini memiliki beberapa pemandian yang tersebar di beberapa titik sehingga masing-masing memiliki fasilitas berbeda.
Beberapa pemandian yang sudah disediakan salah satunya kolam utama yang masih mempertahankan sumber mata air asli. Di kolam ini memiliki suasana alam yang masih sejuk dan asri, sumber mata air yang jernih membuat suasana pedesaan kian terasa.
Fasilitas umum yang ada di Umbul Tlatar yakni area parkir yang luas, mushola, gedung serbaguna, toko souvenir dan restoran apung. Dengan membayar Rp. 10.000 per orang anda bisa bermain sepuasnya di Umbul ini. Jam operasional dibuka mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.30 WIB disetiap harinya.
Umbul Pengging
Umbul Pengging menjadi salah satu objek wisata air favorit bagi masyarakat Boyolali. Karena sebagai salah satu objek wisata andalan, Umbul Pengging telah melakukan pembenahan agar lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan. Fasilitas yang diberikan juga sudah lengkap seperti parkiran, toilet, musholla, warung makan, hingga panggung pertunjukan.
Umbul pengging memiliki tiga kolam pemandian dan satu tempat pemancingan. Tiga kolam tersebut adalah Umbul temanten atau pengantin, Umbul Duda, dan Umbul Ngabean. Di kawasan umbul juga terdapat pemancingan Win Win yang terletak di selatan Umbul Ngabean.
Meski merupakan objek favorit, umbul Pengging yang beralamat di Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono menawarkan harga tiket yang sangat murah hanya Rp. 3.500 untuk hari biasa dan Rp 4.500 di hari libur, syawalan, natal dan tahun baru. Namun, jika anda ingin masuk ke umbul yang lain anda juga perlu membayar lagi dengan tarif Rp. 1.500 sampai Rp. 2.500 saja
Umbul Leses
Berbeda dengan umbul pada umumnya yang mengoptimalkan sebagi tempat pemandian, Umbul Leses merupakan sebuah umbul yang lebih dikenal sebagai wisata ziarah. Umbul yang berada di jl. Sawit-Pengging Dusun Soka, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit ini memiliki sumber mata air yang muncul di sela-sela akar tunggang pohon leses.
Umbul Leses memiliki suasana yang teduh di bawah rindangnya pepohonan yang tumbuh menjulang di kawasan umbul. Tempat sumber mata air ini kerap digunakan masyarakat sekitar guna mencuci pakaian, sebagai pengairan sawah dan biasanya juga digunakan untuk ciblon bagi anak-anak di waktu sepulang sekolah ataupun sore hari.
Pihak pemerintah desa maupun dinas pariwisata mengumumkan bahwa untuk mengunjungi umbul ini anda tidak perlu dipungut biaya sepersenpun alias gratis. Namun, anda perlu menjaga kebersihan agar kelestarian dari Umbul Leses ini tetap terjaga.
Umbul Tirto Mulyo
Selain umbul yang memiliki kualitas air yang jernih dan bersih, Umbul Tirto Mulyo memiliki keunikan tersendiri. Umbul ini merupakan sumber mata air yang memiliki bangunan indah ala kerajaan. Umbul Tirto Mulyo juga dipercaya berkhasiat dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat badan menjadi lebih segar saat berendam di sini.
Umbul yang berlokasi di Dusun 2 Desa Kemasan, kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali ini memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki vibes yang benar-benar seperti di lingkungan keraton menjadikan tempat ini tidak begitu ramai sehingga memberi kesan seperti berendam di kolam sendiri. Saat anda memasuki kawasan umbul sensasi kerajaan sangatlah terasa, di depan pintu masuk terdapat dua buah patung dwarapala yang dipercaya sebagai patung penjaga.
Kolam dari Umbul Tirto Mulyo ini sekitar 1,5 hingga 2 meter jadi tidak aman untuk anak-anak. Meski begitu umbul ini juga sudah dilengkapi fasilitas kolam anak lengkap dengan perosotannya. Kolam anak berada di sebelah kanan pintu masuk Umbul Tirto Mulyo.
Jam operasional Umbul Tirto Mulyo yaitu dimulai dengan pukul 08.00 WIB sampai 18.00 setiap hari. Tiket masuk Umbul Tirto mulyo juga sangat murah hanya Rp. 5.000 saja.
Panorama Waterpark Boyolali
Di desa Nepen Kecamatan Teras, terdapat wisata air baru yang resmi dibuka pada lebaran beberapa bulan yang lalu. Dahulu tempat tersebut hanyalah sumber mata air yang kumuh dan tidak terawat karena lokasinya yang berada dibawah pinggir jalan raya Randusari-Klaten membuat banyak masyarakat menjadikan tempat tersebut sebagai pembuangan sampah.
Karena terdapat dua pohon yang memberikan kesan keasrian pada umbul tersebut, masyarakat mulai bergotong royong untuk melakukan pembangunan. Sehingga jadilah wahana air yang sekarang dikenal sebagai Panorama Waterpark.
Setiap harinya Panorama Waterpark ini bisa tembus 1.500 pengunjung. Fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap seperti kolam renang dewasa dan anak-anak, mainan air, gazebo, food counter dan area outbound. Dengan membayar 10.000 per orang anda bisa bermain sepuasnya disini. Jam operasional dimulai dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB setiap hari.
Umbul Tirah
Jika sedang mengunjugi atau bermain ke bagian Boyolali Utara, anda wajib mengunjungi umbul yang berada di daerah terebut, tepatnya di Desa Sempu, Kecamatan Andong.
Umbul Tirah menawarkan air yang segar dan cocok sebagai tempat ciblon. Meskipun masih minim fasilitas anda bisa menikmatinya tempat ini juga dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Umbul ini menjadi salah satu mata air bagi para petani disana.
Dimasa kolonial umbul ini ditemukan pertama kali oleh orang-orang Belanda yang dulunya digunakan sebagai sumber air pabrik karet. Karena tempat ini ekonomi wilayah Sempu pernah Berjaya. Tah hanya itu, air umbul Tirah yang bening membuat warga tidak perlu memasak terlebih dahulu untuk mengonsumsinya dan air dari umbul ini dipercaya oleh masyarakat dapat membawa keberuntungan serta dapat menyembuhkan penyakit kulit.
Harga tiket masuk di Umbul Tirah sangatlah murah, anda hanya membayar Rp. 5.000 per orang dan membayar parkir saja. (mg6/an)
Baca Juga: Cerita Umbul Kroman di Desa Mranggen: Nekat Langgar Pantangan, Ular Kecil Bermunculan
- Boyolali tidak hanya terkenal akan wisata alam dan kulinernya namun juga wisata air dengan beberapa umbul yang di beberpa daerah. Dari sumber mata air yang masih alami, jernih, dan menyegarkan menjadi sesuatu yang menarik untuk dicoba. Di Boyolali sendiri keberadaan umbul bukanlah suatu hal yang baru, bahkan menjadi salah satu keunggulan ekowisata dari kota Boyolali ini.
Umbul berasal dari bahasa jawa yang artinya naik. Kemudian kata umbul ini dikaitkan dengan kolam pemandian yang sumber mata airnya selalu menyembur atau naik ke atas dari dasar kolam.
Berikut beberapa umbul yang bisa anda kunjungi diakhir pekan bersama keluarga :
Umbul Tlatar
Umbul Tlatar merupakan salah satu umbul kebanggaan masyarakat Boyolali. Umbul yang terletak di Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali ini memiliki beberapa pemandian yang tersebar di beberapa titik sehingga masing-masing memiliki fasilitas berbeda.
Beberapa pemandian yang sudah disediakan salah satunya kolam utama yang masih mempertahankan sumber mata air asli. Di kolam ini memiliki suasana alam yang masih sejuk dan asri, sumber mata air yang jernih membuat suasana pedesaan kian terasa.
Fasilitas umum yang ada di Umbul Tlatar yakni area parkir yang luas, mushola, gedung serbaguna, toko souvenir dan restoran apung. Dengan membayar Rp. 10.000 per orang anda bisa bermain sepuasnya di Umbul ini. Jam operasional dibuka mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.30 WIB disetiap harinya.
Umbul Pengging
Umbul Pengging menjadi salah satu objek wisata air favorit bagi masyarakat Boyolali. Karena sebagai salah satu objek wisata andalan, Umbul Pengging telah melakukan pembenahan agar lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan. Fasilitas yang diberikan juga sudah lengkap seperti parkiran, toilet, musholla, warung makan, hingga panggung pertunjukan.
Umbul pengging memiliki tiga kolam pemandian dan satu tempat pemancingan. Tiga kolam tersebut adalah Umbul temanten atau pengantin, Umbul Duda, dan Umbul Ngabean. Di kawasan umbul juga terdapat pemancingan Win Win yang terletak di selatan Umbul Ngabean.
Meski merupakan objek favorit, umbul Pengging yang beralamat di Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono menawarkan harga tiket yang sangat murah hanya Rp. 3.500 untuk hari biasa dan Rp 4.500 di hari libur, syawalan, natal dan tahun baru. Namun, jika anda ingin masuk ke umbul yang lain anda juga perlu membayar lagi dengan tarif Rp. 1.500 sampai Rp. 2.500 saja
Umbul Leses
Berbeda dengan umbul pada umumnya yang mengoptimalkan sebagi tempat pemandian, Umbul Leses merupakan sebuah umbul yang lebih dikenal sebagai wisata ziarah. Umbul yang berada di jl. Sawit-Pengging Dusun Soka, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit ini memiliki sumber mata air yang muncul di sela-sela akar tunggang pohon leses.
Umbul Leses memiliki suasana yang teduh di bawah rindangnya pepohonan yang tumbuh menjulang di kawasan umbul. Tempat sumber mata air ini kerap digunakan masyarakat sekitar guna mencuci pakaian, sebagai pengairan sawah dan biasanya juga digunakan untuk ciblon bagi anak-anak di waktu sepulang sekolah ataupun sore hari.
Pihak pemerintah desa maupun dinas pariwisata mengumumkan bahwa untuk mengunjungi umbul ini anda tidak perlu dipungut biaya sepersenpun alias gratis. Namun, anda perlu menjaga kebersihan agar kelestarian dari Umbul Leses ini tetap terjaga.
Umbul Tirto Mulyo
Selain umbul yang memiliki kualitas air yang jernih dan bersih, Umbul Tirto Mulyo memiliki keunikan tersendiri. Umbul ini merupakan sumber mata air yang memiliki bangunan indah ala kerajaan. Umbul Tirto Mulyo juga dipercaya berkhasiat dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat badan menjadi lebih segar saat berendam di sini.
Umbul yang berlokasi di Dusun 2 Desa Kemasan, kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali ini memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki vibes yang benar-benar seperti di lingkungan keraton menjadikan tempat ini tidak begitu ramai sehingga memberi kesan seperti berendam di kolam sendiri. Saat anda memasuki kawasan umbul sensasi kerajaan sangatlah terasa, di depan pintu masuk terdapat dua buah patung dwarapala yang dipercaya sebagai patung penjaga.
Kolam dari Umbul Tirto Mulyo ini sekitar 1,5 hingga 2 meter jadi tidak aman untuk anak-anak. Meski begitu umbul ini juga sudah dilengkapi fasilitas kolam anak lengkap dengan perosotannya. Kolam anak berada di sebelah kanan pintu masuk Umbul Tirto Mulyo.
Jam operasional Umbul Tirto Mulyo yaitu dimulai dengan pukul 08.00 WIB sampai 18.00 setiap hari. Tiket masuk Umbul Tirto mulyo juga sangat murah hanya Rp. 5.000 saja.
Panorama Waterpark Boyolali
Di desa Nepen Kecamatan Teras, terdapat wisata air baru yang resmi dibuka pada lebaran beberapa bulan yang lalu. Dahulu tempat tersebut hanyalah sumber mata air yang kumuh dan tidak terawat karena lokasinya yang berada dibawah pinggir jalan raya Randusari-Klaten membuat banyak masyarakat menjadikan tempat tersebut sebagai pembuangan sampah.
Karena terdapat dua pohon yang memberikan kesan keasrian pada umbul tersebut, masyarakat mulai bergotong royong untuk melakukan pembangunan. Sehingga jadilah wahana air yang sekarang dikenal sebagai Panorama Waterpark.
Setiap harinya Panorama Waterpark ini bisa tembus 1.500 pengunjung. Fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap seperti kolam renang dewasa dan anak-anak, mainan air, gazebo, food counter dan area outbound. Dengan membayar 10.000 per orang anda bisa bermain sepuasnya disini. Jam operasional dimulai dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB setiap hari.
Umbul Tirah
Jika sedang mengunjugi atau bermain ke bagian Boyolali Utara, anda wajib mengunjungi umbul yang berada di daerah terebut, tepatnya di Desa Sempu, Kecamatan Andong.
Umbul Tirah menawarkan air yang segar dan cocok sebagai tempat ciblon. Meskipun masih minim fasilitas anda bisa menikmatinya tempat ini juga dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Umbul ini menjadi salah satu mata air bagi para petani disana.
Dimasa kolonial umbul ini ditemukan pertama kali oleh orang-orang Belanda yang dulunya digunakan sebagai sumber air pabrik karet. Karena tempat ini ekonomi wilayah Sempu pernah Berjaya. Tah hanya itu, air umbul Tirah yang bening membuat warga tidak perlu memasak terlebih dahulu untuk mengonsumsinya dan air dari umbul ini dipercaya oleh masyarakat dapat membawa keberuntungan serta dapat menyembuhkan penyakit kulit.
Harga tiket masuk di Umbul Tirah sangatlah murah, anda hanya membayar Rp. 5.000 per orang dan membayar parkir saja. (mg6/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto