RADARKARANGANYAR.COM-Kabupaten Karanganyar tak hanya dikenal sebagai daerah wisata. Tapi juga memiliki lahan subur untuk pertanian maupun perkebunan.
Bahkan, buah durian khas Karanganyar sudah terkenal ke berbagai daerah. Salah satu daerah penghasil durian adalah Kecamatan Jumantono.
Yang sedang ramai di musim buah saat ini adalah rumah durian Jumantono di Kampung Dusun Pakis, Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
Setiap hari, tempat ini jadi jujukan wisatawan dari Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, Boyolali, Sragen dan luar Soloraya.
”Setiap hari, semenjak musim panen durian kemarin, desa kami menjadi salah satu jujukan wisatawan,” terang Anis Suri, pedagang durian Desa Genangan.
“Meskipun ada beberapa pedagang yang berjualan di kawasan wisata, tetapi banyak yang datang ke desa ini. Di sini memang sentra durian dari Jumantono,” ungkap dia.
Terkait durian Merica, karena ukurannya lebih kecil dibandingkan jenis lainnya, harganya tak begitu mahal.
”Selain harganya murah, rasa durian Merica tidak kalah enak dengan durian-durian berukuran besar,” paparnya.
Banderil durian Merica antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu. “Isinya memang lebih sedikit. Tapi dagingnya itu tebal,” terang Anis.
Arianto, salah seorang pembeli durian asal Kabupaten Wonogiri berburu buiah durian ke rumah durian selain harganya terjangkau, dia bisa leluasa memilih durian.
”Saya tahu dari beberapa teman. Ada lokasi wisata rumah durian atau kampung durian di Jumantono. Ini tadi ditawari durian Merica. Rasanya bikin nagih,” pungkasnya. (rud/adi)
Editor : Tri Wahyu Cahyono