Perjalanan menuju ke kawasan wisata Siblarak bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Papan petunjuk untuk menuju pemandian air alami itu dengan mudah bisa ditemui. Terutama ketika sudah memasuki wilayah Sidowayah sehingga pengunjung tinggal mengikuti alurnya.
Saat menuju ke kawasan wisata Siblarak akan melintasi permukiman warga hingga akhirnya akan diarahkan pada area parkir. Dari area parkir itu pengunjung berjalan kaki sekitar 100 meter. Selama perjalanan itu akan disuguhi hamparan lahan persawahan yang asri.
Sesampai di loket masuk akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu dengan pengukuran suhu tubuh sebagai bagian penerapan protokol kesehatan (prokes). Setiap pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp 8.000 per orang. Sedangkan yang datang berombongan minimal 20 orang mendapatkan diskon sehingga cukup membayar Rp 7.000 per orang.
Saat memasuki kawasan wisata Siblarak langsung disuguhi dua kolam untuk orang dewasa dan anak-anak. Ada pun ukuran kolam dewasa memiliki ukuran 70 meter x 20 meter dengan kedalaman bervariasi hingga 1,5 meter. Sedangkan di bagian atasnya terdapat kolam anak-anak yang memiliki kedalaman 50 centimeter.
Meski dua kolam itu buatan, tetapi air yang digunakan merupakan aliran dari Umbul Manten yang jaraknya sekitar 1 kilometer. Terlebih lagi air yang berada di kolam dipastikan terus mengalir sehingga kebersihannya tetap terjaga. Apalagi kondisi sekitar kolam renang cukup sejuk karena dipenuhi rerimbunan pepohonan.
Ada yang menarik dari dua kolam renang di kawasan wisata Siblarak itu terutama di bagian lantainya. Pasalnya, memancarkan dua warna yang berbeda yakni biru terang pada bagian kolam anak-anak serta warna kehijau-hijauan pada kolam orang dewasa. Warnanya mirip Danau Kelimutu di Nusa Tenggara Timur (NTT).
”Ada pembeda dibandingkan dengan destinasi wisata air lainnya. Jika yang lainnya hanya sebatas berenang, tetapi di kawasan wisata Siblarak memiliki beragam wahana,” jelas Kepala Unit Kawasan Wisata Siblarak, Alwan Nugroho.
Wahana tersebut mulai dari outbond, flying byur hingga camping ground. Pengunjung juga bisa memutari kawasan wisata Siblarak dengan menggunakan ATV maupun trail. Termasuk menikmati fun tubbing dengan menempuh jarak sekitar 800 meter dengan finish di objek wisata Kampung Dolanan yang masih masuk di wilayah Sidowayah.
”Salah satu satu wahana yang jadi primadona ya flying byur. Untuk rutenya jika biasanya dari satu pohon ke pohon lainnya. Tetapi dengan wahana ini akan menyebur ke kolam sehingga dipastikan basah,” ucap Alwan.
Pengunjung bisa menikmati berbagai wahana itu dengan harga tiket yang terjangkau mulai dari Rp 10.000- Rp 30.000 per orang. Begitu juga paket outbond dengan paket harga mulai Rp 50.000-Rp 95.000 per orang. Ada pendapa juga di kawasan wisata Siblarak yang bisa di sewa pengunjung dengan harga Rp 300.000 per kegiatan.
”Luasan kawasannya 2,5 hektare tetapi sebelum seluruhnya kita manfaatkan. Kedepannya akan terus kita kembangkan dengan menghadirkan berbagai wahana. Harapannya pengunjung semakin betah di Siblarak ini,” tandasnya. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram