Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Puncak Kraguman, Tirtomoyo, Wonogiri: Saat Cuaca Cerah, WGM Terlihat Jelas

Damianus Bram • Minggu, 28 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MEMUKAU: Panorama alam yang terlihat dari atas puncak Kraguman di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
MEMUKAU: Panorama alam yang terlihat dari atas puncak Kraguman di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri memiliki sejumlah bukit yang menyimpan potensi wisata. Tak sedikit yang belum dijelajahi wisatawan. Salah satunya Bukit Kraguman atau Puncak Kraguman di Kecamatan Tirtomoyo. Seperti apa?

Puncak Kraguman berada di Dusun Sendang RT 03 RW 03 Desa Sendangmulyo Kecamatan Tirtomoyo. Jaraknya sekitar 17 kilometer (km) dari pusat kota Wonogiri. Perjalanan dari Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri menuju Puncak Kraguman sekitar 50 menit dengan menggunakan sepeda motor. Traveler bisa memacu kendaraan ke arah timur menuju Kecamatan Ngadirojo.

Sesampainya di lampu merah Pasar Ngadirojo, belok ke kanan dan ikuti jalan raya menuju arah Tirtomoyo. Nah, sebelum Balai Desa Tanjungsari, traveler bisa membelokkan kendaraannya ke kiri dan mengikuti jalan desa. Tak perlu khawatir tersesat, tinggal tanyakan saja arah Puncak Kraguman ke warga setempat. Dengan senang hati mereka bakal menunjukkan jalan.

Perjalanan traveler bakal menemui sejumlah tanjakan. Karena itu lebih baik menggunakan sepeda motor transmisi manual alias bukan sepeda motor matic. Sesampainya di lokasi, traveler bisa memarkirkan kendaraan di area Puncak Kraguman. Angin sepoi-sepoi bakal langsung menyapa kalian saat tiba di lokasi.

Dari Puncak Kraguman, traveler bisa menikmati pemandangan di sebelah selatan bukit. Sejumlah desa bakal terlihat dari atas Puncak Kraguman. Bahkan jika cuaca cerah, genangan Waduk Gajah Mungkur (WGM) bisa sedikit terlihat.

Tak salah jika lokasi itu dipilih sebagai lokasi upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2022 Kodim 0728/Wonogiri Rabu (24/8) lalu.

Di lokasi itu, traveler bisa berswafoto dengan latar belakang pemandangan wilayah Kecamatan Tirtomoyo. Tapi perhatikan langkah yang diambil, jangan terlalu dekat dengan tebing saat berswafoto.

”Wilayah satu RT di sini sebutannya Kraguman, tapi secara administrasi masuk Dusun Sendang,” ujar Kepala Desa Sendangmulyo Wasno kepada Jawa Pos Radar Solo, beberapa waktu lalu.

Wilayah itu awalnya hanyalah sebuah bukit. Namun awal tahun lalu, area itu dibersihkan. Bahkan belakangan ini area Puncak Kraguman diratakan. Sayangnya, belum diketahui secara pasti berapa ketinggian Puncak Kraguman.

Pihak desa juga menyadari adanya embrio wisata di Puncak Kraguman. Karena itu, Wasno mengaku pemerintah desa terbuka jika ada investor yang ingin ikut membangun Puncak Kraguman. Sebab disadari kemampuan desa terbatas.

”Dari atas sini, bisa dilihat beberapa desa di Tirtomoyo. Mulai dari Desa Tanjungsari, Sendangmulyo, Ngarjosari, Banyakprodo bahkan Wiroko dan Dlepih juga bisa dilihat saat cuaca cerah,” papar kades.

Menurut Wasno, waktu yang paling tepat untuk berkunjung di Puncak Kraguman adalah sore hari sambil melihat matahari terbenam. Di malam hari, lampu kendaraan yang melintas di wilayah yang ada dibawah Puncak Kraguman juga bisa dilihat jelas. (al/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Puncak Kraguman #Bukit Kraguman #waduk gajah mungkur