RADARKARANGANYAR.COM-Gunung Lawu masih memiliki kawah aktif, yakni kawah Candradimuka. Lokasinya bukan di puncak, melainkan di badan gunung yang cukup tersembunyi.
Nah, untuk bisa melihat kawah tersebut, bisa dari kawasan wisata di Cemoro Kandang, Tawangmangu.
Kawah Candradimuka konon merupakan salah satu lokasi menempa prajurit Kerajaan Majapahit.
Untuk melihat lebih dekat kawah tersebut, wisatawan tidak perlu repot melakukan pendakian.
Namun cukup datang di salah satu resto di Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Lokasinya berada di ketinggian 2020 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Pihak pengelola menyediakan tempat khusus mirip balkon sepanjang 5 meter yang menjorok ke arah hutan Gunung Lawu. Dari tempat itulah terlihat jelas kawah Candradimuka.
Tampak kawah mengepul, meski saat itu puncaknya tertutup awan. Kawah tersebut jadi bukti jika Gunung Lawu masih aktif.
Berdasarkan catatan kementerian ESDM, Gunung Lawu termasuk gunung api Tipe B, yakni gunung api yang memiliki catatan sejarah letusan sebelum tahun 1600.
Namun berdasarkan aktivitasnya, Gunung Lawu termasuk gunung mati.
”Kami sengaja membangun lokasi ini, selain memberikan tempat peristirahatan bagi wisatawan, juga menyajikan pemandangan kawah Candradimuka,” terang Muh Fajri, pengelola resto.
Selain suasananya yang nyaman dan sejuk, view utamanya kawah Candradimuka. Dikelilingi pemandangan bukit Mongkrang serta hutan rimba khas endemik Gunung Lawu.
”Kami akan siapkan teropong khusus agar wisatawan itu bisa melihat lebih dekat kondisi Kawah Candradimuka," ucap Fajar.
"Kalau sore, pengunjung di kawasan ini bisa melihat matahari terbenam dengan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu dari kejauhan,” imbuh dia.
Awalnya tempat khusus itu merupakan fasilitas untuk tamu yang menginap. Kemudian dikembangkan untuk wisatawan jeep adventure, camper van atau pengunjung yang melaksanakan kegiatan outbound.
”Ternyata banyak sekali wisatawan yang mampir. Berswafoto dengan background kawah Candradimuka,” terang Fajri. (rud/adi)
Editor : Tri Wahyu Cahyono