Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Eksotisme Pantai Klothok di Paranggupito, Wonogiri: Dulu Dermaga, Kini Destinasi Wisata

Iwan Adi Luhung • Minggu, 21 Januari 2024 | 16:35 WIB
WAJAH BARU: Kawasan pantai Klothok di Kecamatan Paranggupito, Wonogiri kini dilengkapi berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung. Salah satunya gazebo.
WAJAH BARU: Kawasan pantai Klothok di Kecamatan Paranggupito, Wonogiri kini dilengkapi berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung. Salah satunya gazebo.

RADARSOLO.COM - Pantai Klothok di Desa/Kecamatan Paranggupito, Wonogiri kini menjadi salah satu primadona.

Pantai yang dulunya merupakan dermaga itu, kini telah disulap dan jadi salah satu opsi lokasi healing di Kota Sukses.

Pantai Klothok berjarak sekira 44 kilometer dari Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Pantai Klothok bisa dengan mudah dikunjungi menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.

Jika menggunakan sepeda motor, waktu tempuh dari pusat kota Wonogiri menuju sekira 1,5 jam.

Tak perlu khawatir tersesat, dengan bantuan aplikasi Google Maps, traveler bisa dengan mudah mencapai Kecamatan Paranggupito.

Jika sinyal menghilang, tak perlu segan menanyakan arah. Warga bakal dengan ramah memberi petunjuk jalan.

Tak perlu khawatir tersesat karena hanya ada satu akses jalan menuju pantai tersebut. Jalan utamanya juga sudah mulus.

Perlu diketahui, Pantai Klothok selesai direvitalisasi pada November 2023.

Wajah baru di Pantai Klothok di antaranya plaza pengunjung, jalur pedestrian terhubung Pantai Sembukan termasuk dengan gazebo di bukit di sekitaran pantai.

Setibanya di Pantai Klothok, traveler bakal disuguhi pemandangan pantai. Ombak Laut Selatan juga menyambut traveler.

Nah, di sana juga terdapat sejumlah gazebo yang bisa dimanfaatkan traveler. Gazebo di sisi timur pantai itu bakal menghilangkan lelah saat perjalanan.

Ada juga persewaan motor ATV. Selain itu sejumlah lapak pedagang juga siap memanjakan wisatawan dengan menu andalan olahan hasil laut dari nelayan.

Bisa juga membeli degan alias kelapa muda. Cuaca panas? Ditambahkan es tentu bikin makin segar.

Jangan lupa untuk membuang sampah di tempat sampah yang disediakan.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto menjelaskan, Pantai Klothok dulunya merupakan dermaga perahu nelayan pada 2010, namun sudah lama tidak difungsikan.

”Itu memang dermaga, kan bangunan dermaga. Tapi sudah dipakai untuk dermaga karena tidak memungkinkan. Gelombang di sana tinggi,” jelasnya.

Dia menambahkan, dermaga di Pantai Klothok sempat digunakan nelayan sekitar untuk berlabuh, namun tidak lama.

Ombak yang cukup besar di sana membuat nelayan berpindah sehingga tak lagi difungsikan.

Kini, Pantai Klothok beralih fungsi menjadi destinasi wisata di Wonogiri. Untuk harga tiket masuk, saat ini sebesar Rp 5 ribu per orang.

”Saat ini masih Rp 5 ribu, ini ada perda baru nanti naik menjadi Rp 10 ribu. Tapi belum diberlakukan, masih menunggu,” kata dia.

Salah seorang pengunjung, Setyawan mengaku kaget dengan tampilan Pantai Klothok saat ini.

Pada 2009 silam, dia sempat mengunjungi pantai tersebut, sekaligus mampir ke Pantai Sembukan yang berada di sisi timurnya.

”Saat itu masih banyak kapal-kapal nelayan, ada dermaganya juga. Malah yang jadi tempat wisatanya saat itu Pantai Sembukan. Tapi sekarang malah sebaliknya, Pantai Klothok sudah banyak berubah. Jadi tambah bagus, ada tempat duduknya,” beber warga Karanganyar itu. (al/adi)

Editor : Damianus Bram
#lokasi healing #paranggupito #wonogiri #Pantai Klothok #wisata