RADARSOLO.COM - Tidak hanya menyuguhkan wisata alam dan buatan yang menawan, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar ini juga memiliki wisata rohani atau wisata religi yang menarik dikunjungi.
Seperti Pertapaan Pringgodani yang ada di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Dilansir dari laman Pesona Karanganyar, Pertapaan Pringgodani diyakini sebagai petilasan Eyang Panembahan Konconegoro.
Tidak hanya itu saja, Pertapaan Pringgodani juga disebut sebagai tempat yang wingit dan dipercaya sebagai petilasan Raja Majapahit Prabu Brawijaya V sebelum akhirnya moksa di puncak Hargo Dumilah, Gunung Lawu.
Nama tempat ini sendiri berasal dari kata 'pring' yang berarti bambu, 'nggon' yang berarti tempat, dan 'dani' yang berarti memperbaiki.
Secara keseluruhan, Pringgodani berarti tempat yang digunakan untuk memperbaiki diri alias evaluasi, intropeksi diri.
Tempat ini ramai dikunjungi masyarakat untuk berdoa terutama pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon.
Di Pringgodani juga terhadap sejumlah kolam untuk berendam atau mandi dan dipercaya bisa menghilangkan semua kepenatan maupun marabahaya.
Tempat ini bukan hanya dikunjungi oleh masyarakat biasa, konon tokoh penting negeri ini juga pernah mendatangi Pertapaan Pringgondani.
Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno dan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diketahui pernah datang ke tempat ini.
Adapun, di Pertapaan Pringgodani ini terdapat sanggar dengan empat arca, Sendang Gedang, Sendang Temanten dan Sendang Panguripan.
Bagi yang tertarik berkunjung ke Pertapaan Pringgodani, bisa langsung datang ke Desa Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar.
Sebagai informasi, Pertapaan Pringgodani buka dari pukul 08.00-17.00 WIB. Sementara itu, setiap pengunjung akan dikenakan HTM Rp5.000.
Siapkan tenaga ekstra saat hendak berkunjung karena Pertapaan Pringgodani berada di ketinggian 1.300 mdpl.
Fasilitias di Pertapaan Pringgodani cukup lengkap. Disini tersedia tempat parkir, musala, kamar mandi, hingga warung makan. (dam)
Editor : Damianus Bram