RADARSOLO.COM-Pertambangan batu di Dusun Randubang Desa Pule Kecamatan Wonogiri menjadi salah satu jujukan warga.
Cukup mudah untuk menuju Randubang. Jaraknya hanya sekira 5 kilometer dari Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Untuk menuju Randubang, bisa menggunakan mobil atau sepeda motor.
Dari Alun-Alun Wonogiri, traveler bisa melaju ke arah selatan menuju Mapolres Wonogiri.
Lalu masuk ke jalan lingkar kota (JLK) di belakang Mapolres Wonogiri.
Dengan bantuan Google Maps, kamu bisa menemukan lokasi itu.
Tak perlu ragu menanyakan arah kepada warga sekitar karena pasti akan langsung diarahkan.
Saat radarsolo.com mendatangi akhir pekan kemarin, masih ada aktivitas pertambangan.
Bebatuan di bukit tersebut seperti dipahat. Berlapis-lapis atau menyembul.
Kantong traveler juga tak akan bolong. Pasalnya, tak perlu membayar tiket masuk ke tempat tersebut. Alias gratis.
Tak ada warung makan atau penjual makanan di lokasi.
Namun, masih ada warung di wilayah bawah sehingga kamu bisa membungkus makanan. Tapi ingat, buang sampah di tempatnya ya.
Saat berkunjung di Randubang, traveler juga perlu berhati-hati.
Baca Juga: Glamping di Tenggir Park, Desa Berjo, Karanganyar Bisa Jadi Pilihan untuk Healing Lho, Mau Coba?
Meski jalan utama mulus, saat mendekat ke sekitar tambang, hanya jalan tanah atau berpadir, sehingga licin.
Selain itu, jika musim penghujan, jalanan bakal lebih licin.
Waspada juga jika terjadi longsor di JLK karena wilayah itu kerap longsor saat diguyur hujan deras dalam tempo lama. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono