RADARSOLO.COM - Desa Jatisari di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri punya potensi wisata edukasi yang sudah mulai dirintis.
Di tempat ini, pengunjung bisa belajar soal menanam padi hingga porang. Namanya, Jatisari Edu Park.
Jatisari Edu Park berada di Dusun Tanduran, Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono. Jaraknya sekira 26 kilometer dari Alun-Alun Wonogiri Kota.
Dari pusat kota, perjalanan menuju Jatisari Edu Park menempuh waktu sekira 40 menit perjalanan. Traveler bisa menggunakan sepeda motor ataupun mobil.
Tak perlu khawatir tersesat jika menuju ke Jatisari Edu Park. Pasalnya, traveler bisa dengan mudah menemukan lokasi dengan bantuan Google Maps.
Kepala Desa (Kades) Jatisari Teguh Subroto mengatakan, awalnya dia suka bertani. Sebelum pandemi Covid-19, dia menanam porang.
Bahkan pada 2020 lalu Presiden Joko Widodo juga pernah berkunjung ke Jatisrono dan itu menumbuhkan semangatnya.
Seiring berjalan waktu, banyak orang yang ingin belajar menanam porang kepada Teguh. Omah Porang yang dibikinnya makin ramai. Hingga akhirnya, tercetuslah ide untuk membuat wisata edukasi itu.
”Selain porang juga menanam yang lain. Termasuk padi,” kata dia.
Di Jatisari Edu Park, traveler bisa belajar menanam berbagai komoditas tanaman. Termasuk belajar memproduksi pupuk, baik pupuk padat ataupun pupuk cair. Pengunjung juga diajari bagaimana mengolah lahan pertanian.
Biasanya, ada rombongan siswa sekolah. Mulai dari siswa TK, SD dan SMP. Di sana mereka bisa mengikuti outbond dan belajar soal pertanian.
”Mulai dari belajar menanam, perawatan hingga panen,” kata dia.
Jatisari Edu Park dikelola oleh kelompok sadar wista (pokdarwis) setempat. Adapun tiket masuk sebelumnya Rp 50 ribu per orang termasuk makan siang.
Namun itu masih akan dievaluasi. Sebab ada masukan dari para pemandu bahwa harga tiket terlalu murah karena termasuk makan siang.
”Ini kan mau penghujan sepertinya, kita sedang siap-siap lagi (untuk buka),” kata kades. (al/adi)
Editor : Damianus Bram