Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Menjelajah Keindahan Potongan Surga di Lembah Girimanik Slogohimo Wonogiri

Wibatsu Arisudewo • Kamis, 3 Oktober 2024 | 02:48 WIB
Personel Prokompim Setda Wonogiri dan wartawan Radar Solo Wibatsu Arisudewo mennyusuri kawasan Lembah Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo. Kabupaten Wonogiri.
Personel Prokompim Setda Wonogiri dan wartawan Radar Solo Wibatsu Arisudewo mennyusuri kawasan Lembah Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo. Kabupaten Wonogiri.

RADARSOLO.COM-Kembali ke segarnya alam pegunungan, menjadi trend di berbagai kalangan masyarakat sekarang ini.

Mulai dari pendakian tektok (pendakian sehari pulang pergi tanpa menginap), hiking hingga trail running.

Di Solo Raya, ada beberapa gunung yang menjadi sasaran kegiatan yang memadukan unsur olahraga dengan wisata tersebut.

Di antaranya adalah Gunung Merbabu, Gunung Lawu, dan Bukit Mongkrang.

Di setiap akhir pekan, ada ribuan pecinta hiking, trail running dan pendakian tektok yang memadati gunung-gunung tersebut.

Mereka yang terdiri dari beragam golongan usia itu bersuka cita menikmati indahnya alam raya sambil menjaga kebugaran badannya.

Gunung Merbabu, Gunung Lawu, dan Bukit Mongkrang menjadi pilihan utama pecinta hikking dan pendaki tektok karena menawarkan keindahan alam yang mempesona dengan jalur pendakian yang tak terlalu menyiksa raga.

Namun, itu bukan berarti tidak ada lagi tempat lain yang menawarkan pesona yang setara.

Salah satunya adalah Lembah Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.

Selain menyuguhkan keindahan alam dan kesejukan udaranya, lembah dan perbukitan yang merupakan bagian pegunungan di sisi selatan Gunung Lawu itu juga memiliki tambahan pesona lainnya.

Yakni, keberadaan tiga air terjun di lembah-lembah di antara lereng perbukitannya.

“Air terjun di Girimanik adalah potensi wisata di Wonogiri yang terus diupayakan untuk dikembangkan,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Wonogiri Mursid Suroto yang mengajak wartawan Radar Solo Wibatsu Arisudewo mengunjungi Girimanik.

Baca Juga: Ini Dia Pesona Taman Satwa Kemuning, Karanganyar: Harga Terjangkau, Dilengkapi Keindahan Kebun Teh yang Memukau

Sutrisno, staf Prokompim Setda Wonogiri menambahkan, wisata yang ditawarkan alam Girimanik lebih menjurus pada wisata minat khusus, yakni hiking dan trail running.

"Karena memang untuk menjangkau tiga air terjun di Girimanik bukanlah perkara sederhana. Butuh stamina yang prima untuk sampai di air terjunnya,” ujar Sutrisno terengah.

Sementara itu, untuk menjangkau kawasan wana wisata Girimanik tidaklah sulit.

Yang pertama harus didatangi adalah Kota Kecamatan Slogohimo yang berada sekitar 35 kilometer di sebelah timur Kota Wonogiri.

Kemudian, tak jauh di sebelah timur pasar Slogohimo, ada simpang tiga ke arah utara.

Ada papan besar bertuliskan sebuah rumah sakit swasta di simpang tiga tersebut.

Percabangan jalan ke utara dari jalan raya Wonogiri-Ponorogo itu akan langsung menuju ke Wanawisata Desa Setren.

Di Lembah Girimanik terdapat 3 air terjun di lembah-lembah di antara lereng perbukitannya.
Di Lembah Girimanik terdapat 3 air terjun di lembah-lembah di antara lereng perbukitannya.

Panjang jalan menanjak menuju lereng pegunungan itu hanya sekitar 11 kilometer.

Sebuah pos yang dijaga beberapa pemuda desa menjadi penanda masuk kawasan wanawisata. Di pos itu pula, jalan beraspal berakhir.

Ujung jalan beraspal itu menyambung langsung dengan jalan berlapis cor beton yang cukup lebar.

Jalan sepanjang 3 kilometer tersebut berujung di tempat parkir yang teduh. Ada banyak warung sederhana di antara pohon pinus yang meneduhi tempat tersebut.

Di tempat parkir itu, ada papan bertuliskan nama-nama air terjun dan beberapa tempat lainnya.

Baca Juga: Misteri Batu Besar di Pasar Watukelir, Weru, Sukoharjo: Jadi Tempat Favorit Dalang Bertirakat

Di antaranya adalah Air Terjun Manikmoyo, Tejomoyo dan Condromoyo.

Ada juga Sendang Drajat, Pertapaan dan Sendang Kanestren.

Semua tempat wisata dan tetirah itu hanya bisa didatangi dengan berjalan kaki dari tempat parkir.

Yang terjauh adalah Air Terjun Manikmoyo dan Tejomoyo yang jaraknya 2.000 meter dari tempat parkir tersebut.

Jarak itu terbilang dekat. Hanya 2 kilometer. Tapi, untuk mencapainya bukanlah hal yang mudah.

Tempat parkir dan Air Terjun Manikmoyo dihubungkan okeh jalan setapak yang tak rata konturnya.

Ada banyak turunan dan tanjakan di jalur yang melintasi kebun kopi dan tembakau milik warga itu.

Sejuknya udara karena rindangnya pepohonan serta indahnya lembah menjadi pelipur lara hingga perjalanan ke air terjun tersebut tak terlalu menyiksa.

Tapi, tetap saja menguras tenaga. Bahkan, perlu beberapa kali berhenti untuk mengembalikan stamina.

Setelah sekitar 45 menit, jalan setapak itu berakhir. Ujungnya adalah Air Terjun Manikmoyo mengalir deras meski musim kemarau.

Air yang jatuh merembet tebing batu dengan ketinggian sekitar 40 meter itu bening dan dingin.

Sedangjan Air Terjun Tejomoyo berada di bagian hilir dari sungai di bawah Air Terjun Manikmoyo.

Untuk mencapainya, diperlukan waktu sekitar 30 menit dari Air Terjun Manikmoyo.

Baca Juga: Glamping di Tenggir Park, Desa Berjo, Karanganyar Bisa Jadi Pilihan untuk Healing Lho, Mau Coba?

Jalurnya, lebih menguras tenaga. Ada turunan zigzag yang memacu adrenalin untuk mencapai air terjun tersebut.

Sementara itu, Air Terjun Condromoyo berada sekitara 400 meter di lereng lembah sisi kiri tempat parkir.

Bahkan, bagian air terjun itu terlihat jelas dari sebelah warung di ujung parkiran yang mammpu menampung lebih dari 20 mobil itu.

Jalan menuju Condromoyo tak berbeda dengan jalur menuju dua air terjun lainnya. Semuanya menguras tenaga tapi menyajikan pesona.

Jika jalur-jalur dari parkiran ke air terjun tersebut dirasa kurang “menggigit” sensasinya, maka ada jalur lain yang bisa ditempuh untuk lebih “menyiksa” raga.

Adalah jalur pendakian Gunung Semar di ujung depan tempat parkir tersebut.

Jalur itu menurut keterangan warga langsung menyambung dengan jalur pendakian Bukit Mongkrang dari arah selatan. (aw/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#air terjun #lembah girimanik #wonogiri #slogohimo