Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Traveling ke Karanganyar Saat Libur Nataru, Jangan Lupa Belanja Oleh-Oleh, Berikut Rekomendasi Buah Tangan Khasnya

Damianus Bram • Rabu, 11 Desember 2024 | 18:05 WIB
Ubigo Bollen, Ubi Ungu Bolen khas Karanganyar.
Ubigo Bollen, Ubi Ungu Bolen khas Karanganyar.

RADARSOLO.COM – Libur Nataru (Natal dan Tahun Baru), kawasan Karanganyar kerap kali menjadi jujugan para wisatawan.

Kabupaten yang ada di lereng Gunung Lawu ini dikenal akan potensi alamnya yang menawan. Maka tak heran, jika pada momen liburan wisatawan terus berdatangan ke Karanganyar.

Namun ada yang perlu menjadi perhatian, tatkala berwisata, jangan lupa membawa buah tangan yang layak.

Membawa buah tangan atau oleh-oleh usai melakukan perjalanan ini  sudah menjadi tradisi yang turun-temurun.

Jadi di momen liburan Nataru, jika berwisata atau mudik ke Karanganyar, jangan lupa untuk berburu aneka oleh-oleh khasnya, mulai dari olahan singkong hingga kacang.

Dikutip dari visitkemuning, berikut ini sejumlah oleh-oleh khas Karanganyar yang mudah ditemukan dan layak untuk dicoba:

1. Pisang Molen Gajah

Pisang Molen Gajah merupakan oleh-oleh ikonik dari Karanganyar yang harus dicoba. Dibuat dari bahan berkualitas dengan kulit renyah dan isian pisang manis yang memanjakan lidah, pisang molen ini dijual mulai dari Rp 28.000. Lokasinya berada di pinggir jalan raya Tawangmangu.

2. Jadah Tempe Legend

Jadah tempe, kombinasi tempe bacem dan ketan kukus parutan kelapa, menawarkan cita rasa gurih dan manis yang sangat khas. Jadah tempe ini mudah ditemukan di sepanjang Jalan Karanganyar, namun yang paling populer adalah Jadah Tempe Legend, yang telah menjadi ikon sejak puluhan tahun lalu.

Terletak di dekat pertigaan Tawangmangu dan Ngargoyoso, harga Jadah Tempe Legend berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per besek.

3. Ubigo Bollen

Pecinta bollen tidak boleh melewatkan Ubigo Bollen. Berbeda dari bollen pada umumnya yang diisi pisang, makanan ini terbuat dari ubi ungu dan manisan bligo.

Ubigo Bollen dapat dibeli dengan harga Rp 38.000 per boks, dan dapat ditemukan di sepanjang jalan raya Solo-Tawangmangu.

4. Thiwul Ayu Mbah Marto

Thiwul, santapan tradisional khas Karanganyar, wajib masuk dalam daftar oleh-oleh. Salah satu thiwul legendaris adalah Thiwul Ayu Mbah Marto, yang sudah berdiri sejak 1979.

Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti original, cokelat, pandan, keju, gula aren, pelangi, dan mix, thiwul ini dijual dengan harga mulai dari Rp 13.000 hingga Rp 16.000 per boks. Toko ini bisa kamu temukan dekat Alun-alun Karanganyar.

 

 

 

5. Gemblong Duren 537

Bagi pecinta durian, Gemblong Duren adalah makanan khas yang tak boleh dilewatkan. Perpaduan singkong, ketan, dan durian memberikan sensasi rasa yang istimewa di lidah.

Cemilan ini bisa dibeli di kios Gemblong Duren 537, dengan harga Rp 18.000 per boks berisi lima gemblong.

6. Ampyang Jawa

Ampyang Jawa, kudapan manis yang terbuat dari kacang dan gula merah dengan tambahan jahe, cocok menjadi pilihan oleh-oleh dari Karanganyar. Kudapan ini dikenal dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 12.000 untuk kemasan kecil, sedangkan kemasan kiloan dijual dengan harga Rp 60.000/kg.

7. Gethuk Semar Tawangmangu

Gethuk, makanan tradisional yang terbuat dari ketela parut dicampur dengan kelapa dan gula kelapa, memiliki rasa manis yang dominan dan disukai banyak orang.

Jika berkunjung ke Tawangmangu, jangan lewatkan membeli Gethuk Semar Tawangmangu yang berlokasi di jalan raya Tawangmangu, dengan harga Rp 20.000 per boks. (dam)

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #liburan #oleh-oleh #libur nataru #natal dan tahun baru