RADARSOLO.COM - Karanganyar, yang dikenal dengan keindahan alam pegunungan, menawarkan berbagai destinasi wisata pendakian. Salah satunya adalah Bukit Jokolangan, yang miliki pesona alam asri dan menantang.
Berlokasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Bukit Jokolangan memiliki ketinggian mencapai 2.300 mdpl.
Jelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) 2025, destinasi wisata ini bisa jadi salah satu pilihan dalam list tujuan liburan di Karanganyar.
Anda akan merasakan sensasi dan pengalaman liburan yang berbeda, sembari menyambut datangnya Tahun Baru 2025.
Rute ke Bukit Jokolangan
Perjalanan menuju basecamp Bukit Jokolangan cukup menantang dengan trek menanjak dan berliku.
Namun, kondisi jalan yang sudah baik mempermudah akses.
Tanda utama bahwa Anda telah mendekati basecamp adalah gapura kayu bertuliskan "Jokolangan via Wonorejo".
Basecamp ini dikelola oleh Agus Salim, Ketua BUMDes Wonorejo, yang juga mengatur prosedur pendakian.
Prosedur dan Biaya Pendakian
Prosedur pendakian cukup sederhana.
Pendaki hanya perlu mendaftarkan jumlah peserta, perlengkapan, dan keperluan lainnya.
Menariknya, biaya pendakian tidak dipatok, melainkan berbasis sukarela.
Dana tersebut digunakan untuk penyediaan fasilitas seperti sumber air di setiap pos pendakian dan layanan penjemputan darurat.
Agus juga mengingatkan pendaki untuk mematuhi beberapa aturan, seperti mendaki saat cuaca cerah, tidak mendaki sendirian, membawa dua ponsel dengan salah satunya dalam kondisi mati untuk keadaan darurat.
"Kami juga mensyaratkan pendaki menggunakan provider tertentu dengan sinyal yang kuat di kawasan tersebut," ujar Agus.
Keindahan Alam di Puncak
Pendakian menuju puncak memakan waktu sekitar 5-6 jam.
Alam Bukit Jokolangan yang masih asri dan sepi memberikan suasana damai, cocok untuk melepas penat.
Di puncaknya, pendaki disuguhi panorama menakjubkan seperti Gunung Lawu, lanskap Kota Karanganyar, Solo, hingga Telaga Sarangan.
Agus menyebut, Bukit Jokolangan sering didatangi pendaki dari berbagai daerah seperti Magetan, Jogja, Solo Raya, dan Semarang.
"Pemandangannya luar biasa. Dari puncak, bahkan Waduk Gajah Mungkur bisa terlihat," ujarnya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria