RADARSOLO.COM – Potensi alam yang ada di Kabupaten Karanganyar menjadi magnet investor untuk menanamkan modalnya.
Kabar terbaru, investor akan membuka wahana wisata balon udara dan kereta gantung di lereng Gunung Lawu. Sasarannya antara Kecamatan Ngargoyoso atau Tawangmangu.
Rencananya, wisata balon udara tersebut akan didatangkan langsung dari Turki.
Sedangkan kereta gantung yang diklaim terpanjang dan terbesar di dunia itu, akan didatangkan dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Kabar keberadaan investor yang akan menambah destinasi wisata di Karanganyar ini disambut baik oleh pemerintah setempat.
“Pemkab Karanganyar menyambut baik upaya merintis wahana wisata balon udara dan kereta gantung. Karena kami terus berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata di Karanganyar, dengan tidak mengurangi ekosistem alam yang ada,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, Kamis malam (16/1/2025).
Timotius menambahkan, potensi pariwisata di Bumi Intanpari menempati urutan ketiga se Jawa Tengah.
Tidak hanya itu saja, Karanganyar juga masuk jajaran destinasi kunjungan wisata favorit, dengan jumlah kunjungan terbanyak.
Selain itu, hadirnya wahana wisata balon udara dan kereta gantung diharapkan bisa menekan angka pengangguran.
Menurut data terbaru, tingkat pengangguran di Karanganyar bisa ditekan hingga 3,7 persen. Itu dari kontribusi sektor pariwisata.
“Pengelola pariwisata itu kuncinya adalah berinovasi. Bagaimana caranya terus berkreasi dan berinovasi, dalam memberikan pelayanan terbaik. Karena potensi Karanganyar sangat luar biasa. Kami berharap semua pengelola wisata untuk terus berinovasi,” pesan Timotius.
Sementara itu, Presiden Direktur The Lawu Grup Pramin Sastro sangat antusias menghadirkan balon udara dan kereta gantung.
Saat ini, pihaknya masih mengecek calon lokasinya. Bisa di Ngargoyoso maupun Tawangmangu.
“Balon udara sudah survei beberapa lokasi di Ngargoyoso dan Tawangmangu. Bisa saja nanti naik balon udara sampai puncak Gunung Lawu. Kemudian yang kereta gantung, nanti 26-28 Januari juga cek lokasi,” bebernya.
Rencananya, wahana kereta gantung akan dibangun dalam tiga tahap. Tiap tahapan pembangunan nilai investasinya mencapai Rp 800 miliar. (rud/fer)
Editor : Damianus Bram