RADARSOLO.COM - Batu Seribu merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik di kunjungi di Kabupaten Sukoharjo.
Terletak di Kecamatan Weru, Batu Seribu tak sekadar menyajikan keindahan alam. Namun juga kaya akan warisan tradisi dan spiritual.
Ada cerita menarik di balik keindahan alam Batu Seribu. Bukan sekadar cerita rakyat, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang harus dilestarikan.
Staf Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo Dodik Tri Anggono menjelaskan, penamaan Batu Seribu karena banyaknya batu yang betebaran di sana.
Konon di masa lalu, seorang petapa sakti bernama Ki Ageng Wagir bertapa di Batu Seribu. Tujuannya untuk mencari pencerahan spiritual.
Saat bertapa, dia mendapat wangsit atau bisikan bahwa tempat itu akan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.
Seiring berjalannya waktu, mata air muncul di kawasan tersebut. Diyakini mata air itu memiliki khasiat bagi orang yang datang untuk berdoa atau semedi.
“Dari perspektif pariwisata, legenda ini memberikan daya tarik tersendiri bagi Batu Seribu. Selain keindahan alamnya, kisah mistisnya menjadi magnet bagi wisatawan yang tertarik akan sejarah dan spiritualitas,” ungkap Dodik.
Legenda Batu Seribu ini, sampai sekarang masih dipercaya masyarakat. Setiap tahun sering diadakan ritual atau acara budaya, yang berkaitan dengan sejarah di sana.
Selain bagian dari warisan budaya, cerita ini juga diharapkan memperkuat identitas lokal. Sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Makmur.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo getol mengembangkan Batu Seribu. Melalui penambahan fasilitas serta sarana-prasarana penunjang yang memanjakan wisatawan.
Salah satunya melalui rehabilitasi salah satu kolam renang di Batu Seribu. Karena ditargetkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan saat momentum libur Lebaran 2025.
“Itu yang direhab kolam utama yang di tengah. Ditargetkan selesai akhir bulan ini. Harapannya sebelum Idul Fitri kolam sudah bisa digunakan untuk liburan masyarakat,” kata Kepala Disporapar Sukoharjo Setyo Aji Nugroho.
Batu Seribu dikenal dengan tiga kolam renang alami, yang airnya bersumber dari mata air Umbul Pacinan.
Kolam-kolam ini memiliki kedalaman bervariasi, sehingga cocok untuk berbagai usia. Selain itu, airnya memiliki pH 6,6. Dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan.
“Airnya dipercaya bisa menyembuhkan peradangan kulit, menyegarkan rambut, hingga meringankan reumatik dan nyeri sendi. Jadi, Umbul Pacinan tak hanya tempat rekreasi, tetapi juga untuk terapi kesehatan,” imbuh Aji.
Selain kolam renang, Batu Seribu juga dilengkapi berbagai fasilitas. Seperti taman bermain anak, camping groud, gardu pandang, joglo pertemuan, hingga sejumlah spot foto menarik.
“Biaya masuknya sangat terjangkau. Hanya Rp 5.000 per orang. Nanti ada tambahan Rp 5.000 per orang untuk menikmati fasilitas taman bermain dan kolam renang,” beber Aji.
Aji menegaskan, revitalisasi ini bagian dari upaya Pemkab Sukoharjo untuk meningkatkan daya tarik wisatawan lokal.
Setelah rehabilitasi selesai, Batu Seribu diharapkan menjadi magnet wisatawan untuk menikmati pesona alam. Sekaligus memberi manfaat bagi kesehatan dari air alami Umbul Pacinan. (kwl/fer/dam)
Editor : Damianus Bram