RADARSOLO.COM – Menelisik kebelakang, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Objek Wisata Batu Seribu di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, menggelar tradisi padusan yang dikemas dengan meriah dan inovatif, Jumat (28/2/2025) lalu.
Kegiatan tahunan ini tak sekadar menjadi ajang pembersihan diri secara spiritual, tetapi juga sarat hiburan dan edukasi yang menarik bagi wisatawan.
Sejumlah atraksi disajikan untuk memanjakan pengunjung, mulai dari musik dangdut, aksi superhero lokal, hingga kegiatan budaya seperti grebeg sego berkat dan pembagian jamu gratis.
Danar Widanarko, pemeran tokoh superhero asal Sukoharjo sekaligus Staf Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Disporapar Sukoharjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memadukan tradisi, edukasi, dan promosi wisata lokal.
“Salah satu cara memasarkan wisata adalah dengan menciptakan tradisi baru yang belum ada sebelumnya. Di Batu Seribu kami mengenalkan tradisi Grebeg Sego Berkat, berbagi jamu gratis, dan dongeng kisah Batu Seribu untuk anak-anak,” jelas Danar.
Tujuan dari inovasi ini adalah meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan agar wisatawan kembali berkunjung.
“Kami membagikan sego berkat sebagai simbol memasuki bulan Ramadan. Harapannya, ibadah kita diberkahi,” imbuhnya.
Untuk jamu gratis, Danar menyebut hanya diberikan kepada anak-anak sebagai bentuk edukasi dan dukungan agar mereka kuat menjalankan ibadah puasa.
“Kami beri minuman jamu khas Sukoharjo yang sehat agar anak-anak lebih semangat puasa sebulan penuh,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung pun tinggi. Banyak yang menikmati suguhan budaya, termasuk dongeng edukatif yang dibawakan Danar.
Suasana makin meriah dengan penampilan musik dangdut yang menghibur dan membawakan lagu-lagu nostalgia serta hits masa kini.
Dengan semangat inovasi yang membumi, Batu Seribu semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata lokal yang unik dan penuh kearifan budaya. (kwl)
Editor : Damianus Bram