Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jadwal Lengkap dan Venue Solo Menari 2025: Merayakan Hari Tari Dunia dengan Tema Daun Menari

Niko auglandy • Selasa, 29 April 2025 | 17:15 WIB

Event Solo Menari yang digelar di Jalan Slamet Riyad, beberapa tahun lalu.
Event Solo Menari yang digelar di Jalan Slamet Riyad, beberapa tahun lalu.

RADARSOLO.COM - Solo Menari 2025 akan kembali digelar pada 29 April 2025 untuk merayakan Hari Tari Dunia, dengan tema "Daun Menari".

Festival tahunan yang menjadi bagian dari budaya Kota Solo ini mengundang partisipasi dari berbagai kelompok tari dari seluruh Indonesia.

Tema "Daun Menari" mengajak kita semua untuk lebih mensyukuri pemberian alam, mengingat satu helai daun dapat menghasilkan sekitar 5 mililiter oksigen setiap jamnya.

Tema ini juga menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan alam dan bagaimana kita dapat terhubung lebih dalam dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Solo Menari 2023 Terpilih Menjadi Kharisma Event Nusantara

Pada perayaan Solo Menari 2025, panggung utama di Balai Kota Solo akan diisi dengan penampilan dari 60 grup tari yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Mereka akan mementaskan karya-karya koreografi bertema "Daun Menari", memperingati Hari Tari Dunia dalam sebuah kolaborasi seni yang meriah dan penuh makna.

Jelajah Daun: Petualangan Botani yang Menginspirasi

Acara pertama yang akan dimulai adalah "Jelajah Daun" yang akan digelar di Taman Balekambang Solo pada pukul 06.00-09.00 WIB.

Jelajah Daun adalah sebuah petualangan botani yang mengajak para peserta untuk mengenal potensi tumbuhan dari berbagai perspektif, seperti kreativitas, kesehatan, dan kuliner.

Acara ini memadukan pengetahuan, sains, budaya, dan gaya hidup.
Dalam rangkaian acara ini, peserta dapat mengikuti berbagai workshop yang menarik, seperti "Inside Flow Gold Teacher" dengan Dian Oetrip, workshop tari "Solah Bowo", serta workshop menggambar dan bercerita dengan media tulang daun.

Baca Juga: Menparekraf dan Pemimpin Muda di Solo Ikut dalam Kirab Solo Menari 2022

Ada pula workshop "Tegalland" yang berfokus pada pembuatan ramuan daun herbal, serta workshop "Zjumbuh" yang mengajarkan cara membuat dupa aroma terapi. Selain itu, peserta dapat mengikuti workshop Ecoprint dan "Kreasi Janur" bersama Sigit Paripurno.

Acara ini akan ditutup dengan jamuan daun, yang menawarkan makanan dan minuman vegan yang sehat. 

Sarasehan Film & Tari

Di Pendhapi Gede Sala, Balai Kota Solo, acara Sarasehan Film & Tari akan digelar pada pukul 10.00 - 12.00 WIB.

Acara ini akan menghadirkan beberapa pemateri, antara lain Hari Suryanto, M. Raudy Gathmyr, Muhammad Farid, Arda Muhlisiun, dan Danu Murti.

Tema yang diangkat dalam sarasehan ini adalah "Film sebagai Media Alternatif Ruang Presentasi Seni Pertunjukan Tari".

Bagi Anda yang tertarik dengan diskusi seputar seni dan kreativitas, acara ini adalah kesempatan yang tepat untuk berbagi ide dan pengalaman.

Pergelaran Tari Massal
Pada sore harinya, mulai pukul 16.00-17.00 WIB, di Koridor Ngarsopuro Solo, akan diadakan pergeleran tari massal yang melibatkan 500 penari dari berbagai sanggar, komunitas, dan masyarakat umum di Solo dan seluruh Nusantara.

Semua peserta akan menari bersama sebagai ungkapan terima kasih kepada alam dan kebaikan yang telah diberikan melalui daun.

Panggung Solo Menari: Perayaan Tari dari 60 Grup di Balai Kota Solo

Panggung Solo Menari di Balai Kota Solo akan berlangsung pada pukul 13.00 - 23.00 WIB, menampilkan berbagai grup tari dari seluruh Indonesia.

Selain itu, akan ada penampilan spesial dari Sruti Respati yang berkolaborasi dengan Solo Menari pada pukul 19.00 WIB. Panggung ini menjadi puncak perayaan Hari Tari Dunia, di mana penari dan penonton sama-sama merasakan energi yang terhubung dengan alam.

Pasar Festival: Cenderamata dan Karya Kreatif

Sambil menikmati pertunjukan, pengunjung juga bisa menjelajahi Pasar Festival yang ada di halaman Balai Kota Solo.

Di sini, komunitas crafting, fesyen, artisan, serta UMKM akan memamerkan produk-produk kreatif mereka.

Pasar Festival ini menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk membeli cenderamata atau sekadar menikmati karya-karya unik sambil menunggu pertunjukan atau acara berikutnya.

Solo Menari 2025 akan menjadi kesempatan luar biasa untuk merayakan keindahan tari dan seni budaya, sekaligus mengenang dan mensyukuri anugerah alam melalui tema "Daun Menari".

Acara ini juga memberikan ruang bagi kita untuk lebih menghargai tumbuhan dan peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berbagai rangkaian acara yang menarik, mulai dari workshop, pemutaran film, hingga pagelaran tari massal, Solo Menari 2025 siap menyuguhkan pengalaman yang berkesan bagi semua peserta.

Ayo, datang dan bergabung dalam perayaan Solo Menari 2025 pada 29 April, dan mari bersama-sama "Menarikan Daun" dalam hidup kita. (nik)

Editor : Niko auglandy
#solo menari #balekambang