RADARSOLO.COM – Viral isu tentang Indonesia yang akan diselimuti salju pada tahun 2026 sempat bikin heboh jagat maya.
Hal ini menyusul video viral yang mengklaim fenomena salju di Indonesia terjadi akibat suhu ekstrem Antartika.
Merespons viralnya isu itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan bantahannya.
"BMKG tidak pernah mengeluarkan prediksi Indonesia akan turun salju. Itu hoaks dan tidak berdasarkan data ilmiah," tegas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, beberapa waktu lalu.
Ironisnya, di tengah hoaks tersebut, Indonesia justru menghadapi ancaman nyata.
Yakni hilangnya salju abadi di Puncak Carstensz, Papua, satu-satunya gletser tropis di negeri ini, yang diprediksi BMKG bisa punah pada 2026.
5 Tempat di Indonesia Bisa Lihat Salju
Nah, terlepas dari kabar bohong soal salju di tahun 2026, tahukah Anda jika di Indonesia memang ada tempat-tempat spesial yang bisa merasakan sensasi salju sesungguhnya?
Ya, ini bukan hoaks belaka. Berikut adalah lima lokasi menakjubkan di Indonesia yang menawarkan pengalaman melihat salju atau fenomena serupa:
1. Puncak Jaya Wijaya, Papua Tengah: Gletser Abadi di Puncak Tertinggi
Puncak Jaya Wijaya, yang menjulang megah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, adalah destinasi paling ikonik untuk melihat salju di Indonesia.
Dengan ketinggian mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini bukan hanya yang tertinggi di Indonesia.
Namun juga rumah bagi satu-satunya gletser tropis yang tersisa di Tanah Air.
Suhu di Puncak Jaya Wijaya sangat ekstrem, bisa mencapai 15 derajat Celsius di siang hari dan anjlok hingga 5 derajat Celsius di malam hari.
Hal itu menciptakan kondisi ideal bagi terbentuk dan lestarinya salju.
Pemandangan hamparan putih berkilauan di puncaknya menjadi kontras yang menakjubkan dengan iklim tropis Indonesia.
Namun, keindahan salju abadi ini menghadapi ancaman serius oleh perubahan iklim global, dengan lapisan es yang terus menipis rata-rata 2 meter setiap tahun.
Meski aksesnya menantang, pengalaman melihat salju di sini sungguh tak terlupakan.
2. Pegunungan Bintang, Papua: Salju Unik di Ketinggian Ekstrem
Di wilayah Papua lainnya, Pegunungan Bintang juga menawarkan pengalaman salju yang unik.
Puncak tertingginya, Puncak Mandala, mencapai ketinggian 4.720 mdpl.
Ketinggian ekstrem inilah yang memungkinkan terbentuknya salju, meski berada di zona tropis.
Meski hamparan salju di Pegunungan Bintang mungkin tidak seluas di Puncak Jaya Wijaya, pemandangan putih yang menyelimuti puncak-puncak gunung di antara hutan tropis di bawahnya sangat memukau.
Namun, sama seperti gletser lainnya di Papua, salju di Pegunungan Bintang juga menghadapi ancaman penipisan akibat pemanasan global.
Mengunjungi lokasi ini membutuhkan persiapan matang dan izin khusus, namun menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para petualang.
3. Mimika, Papua Tengah: Dua Gunung Bersalju Abadi
Kabupaten Mimika di Papua Tengah menawarkan perspektif lain untuk menikmati salju di Indonesia.
Wilayah ini dikelilingi oleh dua gunung megah yang diselimuti salju abadi.
Yakni Gunung Sumantri (4.870 mdpl) dan Gunung Carstensz Timur (4.840 mdpl).
Puncak-puncaknya yang diselimuti salju abadi menciptakan pemandangan yang memukau, terutama saat terpantul cahaya matahari.
Kontras antara hamparan salju di puncak dan hutan tropis di kaki gunung memberikan pengalaman visual yang sulit dilupakan.
Meskip aksesnya menantang, keindahan salju di kedua gunung ini menarik minat pendaki dan pecinta alam.
4. Danau Ranu Kumbolo, Lumajang: Fenomena Embun Beku Mirip Salju
Meski bukan salju abadi, Danau Ranu Kumbolo di kaki Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, menyajikan fenomena yang sangat mirip dengan salju.
Terletak di ketinggian 3.676 mdpl, area ini sering diselimuti oleh embun beku (frost) yang membentuk lapisan putih tipis di permukaan tanah dan tenda para pendaki.
Fenomena "salju tipis" ini lazim terjadi pada musim kemarau, khususnya antara bulan Juli hingga Agustus.
Pada periode ini, suhu udara di malam hari bisa turun drastis, bahkan mendekati 0 derajat Celsius.
Pemandangan tenda yang diselimuti lapisan putih di pagi hari memberikan sensasi seperti berada di negeri bersalju.
Dengan latar belakang danau yang indah dan gunung-gunung menjulang.
5. Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara: Keajaiban Bun Upas
Di Pulau Jawa, Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara, Jawa Tengah, adalah lokasi lain yang menawarkan fenomena mirip salju.
Dikenal sebagai Bun Upas, embun beku ini terbentuk saat suhu udara anjlok drastis, menyelimuti ladang-ladang dan tanaman dengan lapisan putih tipis yang memukau.
Bun Upas biasanya terjadi pada musim kemarau, antara Juli hingga Agustus.
Saat itu suhu malam hari di Dieng bisa turun hingga 5 derajat Celsius, bahkan sesekali mencapai 0 derajat.
Pemandangan ladang kentang yang diselimuti lapisan putih memberikan panorama unik yang seolah-olah membawa pengunjung ke negeri empat musim.
Fenomena langka ini telah menjadi daya tarik wisata tersendiri.
Menarik banyak wisatawan yang sengaja datang untuk menyaksikan keajaiban alam di Indonesia. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria