RADARSOLO.COM-Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM) kini menghadirkan sensasi baru dengan fasilitas glamping atau glamorous camping.
Pengunjung tak perlu repot membawa perlengkapan kemah karena semuanya sudah tersedia di tempat wisata ikonik Kabupaten Wonogiri ini.
OW WGM terletak di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota.
Sekitar 6 kilometer ke arah selatan dari Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Kini, pengelolaan kawasan wisata ini dilakukan oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Giri Aneka Usaha (GAU) Wonogiri.
Akses menuju lokasi sangat mudah. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Jika menggunakan sepeda motor dari pusat kota, cukup melaju ke arah selatan menuju Kecamatan Wuryantoro. Waktu tempuh hanya sekitar 15 menit.
Untuk menikmati fasilitas glamping, wisatawan perlu melakukan pemesanan terlebih dahulu dengan menghubungi petugas di nomor 0812-7075-0540.
Tersedia berbagai pilihan paket glamping sesuai jumlah peserta. Misalnya, paket tenda untuk satu orang dikenakan tarif Rp150 ribu.
Dalam paket tersebut, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas lengkap berupa tiket masuk OW WGM, tenda, matras, lampu tenda, dan sambungan listrik.
Glamping di OW WGM juga menyertakan makan malam dengan menu istimewa berupa ikan nila bakar hasil tangkapan dari perairan waduk.
Di pagi harinya, pengunjung juga mendapatkan sarapan. Jika masih lapar, warung-warung di kawasan wisata ini siap melayani pengunjung sejak pagi.
Baca Juga: Taman Air Tlatar Boyolali: Destinasi Wisata Keluarga yang Menyegarkan
“Kalau glamping di sana bisa menikmati sunset di OW WGM dan juga sunrise,” ujar Direktur Perusda GAU Wonogiri, Harsono.
Untuk kelompok, tersedia paket tenda berisi lima orang dengan tarif Rp525 ribu.
Fasilitas yang diberikan sama, termasuk akses gratis MCK dan parkir.
Pengunjung juga diperbolehkan membawa tenda dan makanan sendiri. Harga akan disesuaikan dengan fasilitas yang digunakan. Namun, pengelola menerapkan aturan ketat.
“Aturannya, yang bukan suami istri tidak boleh satu tenda. Tidak boleh membawa atau mengonsumsi obat-obatan terlarang dan miras,” tegas Harsono.
Bagi yang ingin menikmati panorama OW WGM dari jembatan kaca, waktu terbaik adalah pagi hari ketika petugas sudah bersiaga di lokasi.
Wisatawan juga diperbolehkan menyalakan api unggun, namun harus di lokasi yang telah ditentukan demi keamanan bersama. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono