RADARSOLO.COM-Embung Pakis di Desa Kepatihan Kecamatan Selogiri, Wonogiri menjadi opsi healing murah meriah.
Selain bisa mendapatkan ketenangan, di embung itu pengunjung juga bisa memancing ikan.
Embung Pakis berada di Dusun Tulakan, Desa Kepatihan Kecamatan Selogiri.
Jaraknya sekira 12 kilometer dari Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Traveler bisa menggunakan sepeda motor untuk mengakses ke lokasi.
Butuh waktu sekira 20 menit jika traveler berangkat dari alun-alun.
Dari pusat kota, traveler bisa melaju ke arah Kecamatan Selogiri (utara). Dengan bantuan Google Maps, lokasi dengan mudah ditemukan.
Traveler tak akan bosan di perjalanan. hamparan sawah di kiri dan kanan jalan akan menyambut saat mulai memasuki wilayah Kecamatan Selogiri.
Makin dekat dengan lokasi, hamparan sawah kekuningan yang sedang dipanen juga memanjakan mata.
Para petani nampak memanen padi hasil keringat mereka.
Setibanya di lokasi, traveler bisa memarkirkan sepeda motor di sekitar embung.
Saat sore hari, biasanya embung kerap dikunjungi.
Di lokasi, sejumlah pemancing juga nampak penuh harap menunggui umpannya disambar ikan.
Tak ada tiket masuk ke sana alias gratis. Namun, pemandangan di sekitar embung memanjakan mata.
Hijaunya pepohonan dengan latar pegunungan menenteramkan hati.
Air embung yang tenang juga memantulkan bayangan rumah warga yang ada di sekitar sana.
Tak ada warung di lokasi embung, jadi traveler bisa membawa makanan ringan sendiri.
Eits jangan lupa, buang sampahnya di tempat sampah, jangan dibuang di embung ya!
Suasana tenang dan asri menjadi daya terik tersendiri dari embung tersebut.
"Embung Pakis itu dibangun sekira tahun 1970," ujar Kepala Desa (Kades) Kepatihan Agus Suyitno.
Kades menuturkan, Embung Pakis memang kerap dikunjungi masyarakat.
Baik yang sekedar mencari ketenangan ataupun memancing ikan.
"Memang banyak yang memancing di sana. Kalau ikannya kebanyakan nila dan putihan," beber dia.
Selain itu, imbuh Agus, warga juga memanfaatkannya sebagai lokasi mencari udang. Warga sekitar sudah hafal kapan harus menjaring udang di embung.
"Kadang ada yang dapat tiga kilogram udang. Banyak udangnya disana," pungkas dia. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono