RADARSOLO.COM - Tersembunyi di lereng Gunung Merbabu, Surodadi Village adalah permata alam yang belum banyak dijamah wisatawan.
Terletak di Dusun I, Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Desa ini menawarkan pemandangan luar biasa indah. Lokasinya cocok bagi pencinta sunrise maupun sunset.
Surodadi menyuguhkan panorama menakjubkan.
Mulai dari udara sejuk khas pegunungan, hembusan angin segar, serta hamparan hijau perkebunan warga yang menenangkan mata.
Lokasinya juga strategis, menghadap langsung ke dua gunung megah, Merapi dan Merbabu.
Dari desa ini, wisatawan dapat menyaksikan siluet dua raksasa alam itu dari jarak dekat saat cuaca cerah.
Bagi pencinta alam dan petualangan, Surodadi menjadi tempat ideal untuk agrowisata dan aktivitas hiking.
Jalurnya cukup menantang, dengan medan menanjak dan ekstrem, cocok untuk wisatawan yang ingin menguji stamina sekaligus menikmati pesona alam.
Masyarakat Surodadi mayoritas berprofesi sebagai petani.
Kearifan lokal masih terjaga, dari sistem pertanian warisan leluhur hingga sikap ramah kepada para tamu.
Desa ini juga sedang dikembangkan sebagai desa wisata dengan semangat gotong royong, termasuk promosi melalui media sosial oleh warga setempat.
Surodadi Village memang belum sepopuler destinasi lain di Boyolali, salah satunya karena akses jalan dan infrastruktur pendukung yang masih terbatas.
Namun, posisinya di ketinggian 1.500 mdpl tak menghalangi para pencari ketenangan untuk datang. Sebaliknya, sensasi jauh dari hiruk-pikuk kota menjadi daya tarik utamanya.
Surodadi Village bukan hanya tempat pelarian dari penatnya kota, tapi juga ruang untuk menyatu dengan alam, budaya, dan diri sendiri.
Tips Berkunjung ke Surodadi Village
- Datang pagi atau sore hari saat cuaca cerah, idealnya pukul 07.00–17.00.
- Gunakan kendaraan roda dua, mengingat medan jalan yang menanjak dan sempit.
- Bawa jaket dan bekal sendiri, sebab suhu cukup dingin, dan warung belum banyak tersedia.
- Jaga kebersihan dan ekosistem. Jangan lupa buang sampah pada tempatnya dan jangan merusak tanaman atau lingkungan sekitar. (mg8/nik)
Penulis : Siti Fatimah
Editor : Niko auglandy