Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Menyusuri Kebun Alpukat Polokarto Sukoharjo, Bisa Petik Sepuasnya: Ditemani Suasana Pedesaan yang Asri

Iwan Kawul • Rabu, 10 September 2025 | 12:30 WIB
Sejumlah wisatawan menimbang alpukat yang baru saja dipetik dari agrowisata Kebun Alpukat Polokarto, Sukoharjo. (Iwan Kawul/Radar Solo)
Sejumlah wisatawan menimbang alpukat yang baru saja dipetik dari agrowisata Kebun Alpukat Polokarto, Sukoharjo. (Iwan Kawul/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Hamparan hijau kebun alpukat di Desa Polokarto, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo bisa jadi pilihan menghabiskan akhir pekan keluarga.

Kebun ini tak sekadar tempat budidaya, tetapi juga disulap menjadi wisata edukasi yang menggabungkan rekreasi dan pembelajaran.

Lokasinya di Desa Polokarto, hanya 50 meter dari Jalan Raya Wonogiri-Karanganyar.

Begitu masuk, pengunjung disambut deretan pohon alpukat yang rimbun dengan buah bergelantungan di cabangnya.

Suasana sejuk pedesaan makin menambah daya tarik. Bedanya, di sini pengunjung tak hanya bisa berjalan-jalan atau berswafoto, tapi juga diajak belajar cara menanam, merawat, hingga memetik buah alpukat yang matang di pohon.

Salah satu pengunjung, Lia Puspita Sari, 20, warga Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar mengaku, senang bisa mendapatkan pengalaman baru.

"Ya, jadi kami tadi membeli alpukat di kebun sini dan itu kami yang memetik sendiri. Dalam memetik itu kami diedukasi sama para bapak-bapak yang lebih berpengalaman. Lalu kami membeli dan menimbangnya. Per kilonya, yang grade A itu Rp 30.000 dan grade B Rp 25.000," tuturnya kepada Radarsolo.com.

Tak heran jika kebun alpukat ini mulai dilirik sebagai destinasi alternatif, apalagi bagi pelajar, mahasiswa, hingga petani yang ingin belajar lebih banyak tentang budidaya alpukat.

Konsep wisata edukasi ini memang dirancang untuk menjangkau masyarakat luas, agar rekreasinya tak hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga menambah wawasan.

Menurut Giri Asih Prabowo, Direktur BUMDES Makmur Sejahtera Desa Polokarto, kebun alpukat ini mulai ditanam pada tahun 2022.

"Untuk tahun kemarin, 2 tahun itu sudah belajar berbuah, dapat sekitar 3 kwintal. Tahun ini sudah mulai bertambah, sekitar 10 persen pohon mulai belajar berbuah. Jadi panen kali ini bisa mencapai sekitar 5 kwintal. Dan alhamdulillah, alpukat ini sudah ada pembelinya sendiri, banyak yang berminat," jelasnya.

Baca Juga: Kisah-Kisah Mistis Penjaga Alas Bromo Karanganyar, Ketukan Pintu hingga Tangisan Perempuan

Pihak pengelola berharap ke depan, kebun alpukat Polokarto bisa menjadi ikon wisata edukasi yang tak hanya mengangkat potensi desa, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi berbeda memetik alpukat langsung dari pohonnya sambil belajar budidaya, Kebun Alpukat Polokarto bisa menjadi pilihan liburan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. (kwl/adi)

Editor : Adi Pras
#polokarto #sukoharjo #alpukat