Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kapan Waktu yang Tepat Menikmati Keindahan Alam di Watu Cenik Wonogiri?

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 2 Oktober 2025 | 01:57 WIB
DARI KETINGGIAN: Pesona Watu Cenik di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota. Dari tempat ini, pengunjung bisa menyaksikan hamparan Waduk Gajah Mungkur. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
DARI KETINGGIAN: Pesona Watu Cenik di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota. Dari tempat ini, pengunjung bisa menyaksikan hamparan Waduk Gajah Mungkur. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Ingin merasakan sensasi berdiri bagaikan negeri di atas air?

Watu Cenik di Wonogiri merupakan pilihan sempurna.

Menyuguhkan pemandangan menakjubkan Waduk Gajah Mungkur dari ketinggian.

Watu Cenik merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berlokasi di Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Saat ini Watu Cenik telah menjelma menjadi wisata yang paling di buru di Wonogiri.

Bagaimana tidak? Dari ketinggian sekitar 320 mdpl, para wisatawan akan disuguhi hamparan  perbukitan dan permukaan Waduk Gajah Mungkur.

Nama Watu Cenik merupakan gabungan dua kata dari bahasa Jawa.

Dari namanya, Watu memiliki arti batu, sedangkan Cenik miliki arti tampak kecil atau terlihat kecil-kecil dan tersusun berdekatan.

Sebab itu, Watu Cenik memiliki arti batu kecil-kecil yang tersusun diatas batu yang lebih besar.

Watu Cenik juga sering dikaitkan dengan kisah lokal tentang sebuah tokoh desa bernama Mbah Gede.

Kala itu, Mbah Gede sedang melakukan meditasi atau bertapa dalam posisi nyenik atau duduk di atas batu yang berada di puncak bukit.

Dengan panorama menakjubkan dari ketinggian, Watu Cenik juga menjadi wisata andalan para penduduk lokal untuk menikmati pemandangan Waduk Gajah Mungkur.

Baca Juga: Situs Sakral di Boyolali: Petilasan Kebo Kanigoro dan Cerita tentang Tapa Brata

Pagi atau sore hari merupakan momen paling pas untuk menikmati keindahan di Watu Cenik.

Pemandangan sunrise atau sunset seringkali diburu oleh para wisatawan.

Adapun citylight yang dapat dilihat oleh wisatwan yang berkunjung ke Watu Cenik pada malam hari, dengan lampu-lampu kota Wonogiri yang tampak seperti bintang-bintang.

Selain sebagai destinasi wisata alam, ternyata Watu Cenik juga sering kali dijadikan sebagai wisata religi yang ada di Wonogiri karena terdapat sebuah makam kuno yang masih terawat dan sering dikunjungi oleh para peziarah.

Para pengunjung diimbau untuk selalu berhati-hati, karena jalur atau trek yang dilewati akan menanjak.

Terdapat juga jalur setapak berupa anak tangga yang memiliki jumlah sekitar 2 ribu anak tangga.(mg1)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#watu cenik #sunrise #sunset #wonogiri #waduk gajah mungkur #wisata