Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Wisata Baru di Karangnongko Klaten, Pengunjung Bisa Petik Buah Semangka Sepuasnya: Cek Harganya

Angga Purenda • Selasa, 7 Oktober 2025 | 23:52 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama kades Demakijo lakukan panen raya perdana buah semangka, Selasa (7/10/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama kades Demakijo lakukan panen raya perdana buah semangka, Selasa (7/10/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkesempatan melakukan panen raya perdana buah semangka di kawasan pertanian Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Selasa (7/10/2025). Sekaligus membuka wisata petik buah sendiri di desa setempat.

Bupati Hamenang didampingi Kepala Desa Demakijo Ery Karyatno dan Forkopimcam Karangnongko. Dikemas dalam acara Hasil Kegiatan Magang Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S).

”Kedatangan saya ke sini untuk menepati janji saya beberapa waktu lalu ketika tanam buah di lahan tadinya mangkrak. Biasa diaktifkan oleh Pak Kades, kemudian dikelola oleh para petani milenial yang luar biasa,” ujar Bupati Hamenang, Selasa (7/10/2025).

Hamenang mengungkapkan, kegiatan tersebut juga sebagai bagian wisata petik buah. Maka itu, diharapkan acara yang positif itu bisa kemudian mendorong agar regenerasi petani terjadi.

”Ini menjadi salah satu atraksi wisata yang sangat menarik. Sehingga bisa menarik untuk anak muda menjadi petani. Kemudian di sisi lain juga bisa menimbulkan dampak ekonomi yang luar biasa,” ujar Hamenang.

Menurut Hamenang, ke depan bisa dimasukan dalam kalender event tahunan dengan digabungkan dengan beberapa kegiatan lainnya.

Harapannya bisa menjadi paket wisata yang menarik karena antusias masyarakat juga cukup tinggi.

”Cuma harapan saya jangan semua kemudian desa-desa lain latah. Itu malah jadi enggak baik. Ya sesuaikan potensi masing-masing aja bikin kegiatan yang berbeda yang sama-sama menarik. Karena potensinya berbeda-beda di setiap wilayah bisa menyelenggarakan acara semacam ini,” ujar Hamenang.

Kepala Desa Demakijo Ery Karyatno menjelaskan, ada berbagai macam buah dan sayur yang ditanam dan dipanen pada lahan seluas 2.300 meter persegi.

Total ada 1.700 buah dan sayuran yang bisa dipetik secara langsung selama dua hari pada Selasa-Rabu (7-8/10/2025).

”Ada semangka non biji, semangka berbiji, tomat hingga terong. Untuk harga semangka berbiji Rp 3 ribu per kg. Sedangkan yang tidak ada bijinya itu Rp 8 ribu per kg. Sedangkan untuk tomat Rp 2 ribu per kg dan terong Rp 2 ribu per kg dan timun baby Rp 5 ribu per kg,” ujar Ery.

Seluruh buah dan sayur yang dipanen pada lahan tersebut ditanam oleh kelompok petani milenial desa setempat dan petani magang dari kegiatan P4S. Ditanam pada lahan kering yang menerapkan sistem tetes dalam pengairannya.

“Antusias warga cukup tinggi karena sudah mengantri sejak dari masuk karena asyiknya memetik buah dan sayur sendiri. Tentunya dengan harga lebih terjangkau,” ujar Ery.

Ery mengungkapkan, pilihannya dengan kegiatan petik buah sendiri daripada menjual secara langsung setelah panen karena bisa meningkatkan harga jualnya. Seperti buah semangka sendiri yang saat ini di pasaran harganya sedang jatuh. Untuk grade A dibandrol dengan harga rata-rata Rp 6 ribu per kg.

“Tapi di kegiatan petik buah sendiri ini, untuk harga semangka kami bandrol dengan Rp 8 ribu per kg. Apalagi melalui kegiatan ini menjadikan buah semangka seluruhnya menjadi grade A. Ditambah ada selisih harga Rp 2 ribu dengan di pasaran,” ujar Ery.

Untuk kedepannya, direncanakan luas tanam akan diperluas hingga 2 hektare. Harapannya bisa menjadi wisata petik buah yang mampu menarik wisatawan untuk datang (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#karangnongko #klaten #semangka #wisata petik buah #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo