RADARSOLO.COM – Wisata Kali Pusur di Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, Klaten kini memiliki daya tarik baru.
Selain popularitas river tubing, telah hadir wahana Kano Kali Pusur yang menawarkan pengalaman menyusur sungai yang lebih aman.
Wisata baru itu yang dikelola secara mandiri oleh warga setempat diresmikan oleh Camat Polanharjo Prihadi dalam acara grand opening pada Selasa (2/12/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengelola, pemerintah kecamatan dan stakeholder terkait.
Pengelola Kano Kali Pusur Aris Wardoyo menjelaskan, lahirnya wahana kano kali ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberikan variasi baru bagi wisatawan yang datang ke Polanharjo.
”Kali Pusur in ikan sudah terkenal dengan wisata tubing-nya. Saya ingin ada warna baru saja dan pilihan untuk kano ini karena lebih safety bagi wisatawan,” ujar Aris.
Menurutnya, meski tubing mengandalkan ban dan tali masih berpotensi menyebabkan bagian tubuh penumpang terkena batu. Sedangkan kano sebaliknya, dirancang untuk meminimalisir risiko tersebut.
”Dengan kano ini Insyallah aman. Apalagi bentuknya pun lebih elegan. Saya ingin naik kelas saja, kita berani beda,” ucapnya.
Kano Kali Pusur menawarkan dua pilihan jarak tempuh. Untuk jarak tempuh pendek sekira 1 kilometer (km) dengan durasi sekira 50 menit.
Tarif yang dikenakan sekira Rp 60 ribu per orang. Start dari Bendungan Wareng hingga ujung dari wilayah Desa Wangen yang dilintasi Kali Pusur.
Sedangkan untuk jarak tempuh panjang sekira 2 km dengan durasi waktu 1 jam 15 menit dikenakan tarif Rp 75 ribu hingga Rp 85 ribu per orang.
Start dimulai dari Jembatan Karanglo hingga ujung dari wilayah Desa Wangen yang dilintasi Kali Pusur tersebut.
Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi ekosistem Kali Pusur yang masih alami, asri dan belum tersentuh dengan betonisasi.
Aris bahkan menyebut bahwa Kali Pusur sebagai emperan surga berkat keindahan alamnya.
Camat Polanharjo Prihadi menyambut baik hadirnya inovasi warga Desa Wangen tersebut.
Ia berharap kano dapat menjadi wahana baru yang menambah daya tarik wisata Polanharjo. Termasuk bisa bersinergi dengan wisata air yang sudah ada seperti tubing.
Harapan kami wisata ini nantinya bisa berkelanjutan dan bisa berkembang. Tapi juga bersinergi dengan wisata lain yang sudah ada,” ujar Prihadi.
Lebih lanjut, Ia juga menekankan, pentingnya keterampilan keselamatan air bagi para pengelola dan petugas. Termasuk kewajiban bersama untuk menjaga kelestarian air Kali Pusur agar tetap bersih dan lancar.
Sementara itu, Stakeholder Relation Manager AQUA Klaten Rama Zakaria juga mendukung penuh atas kehadiran Kano Kali Pusur tersebut.
Dia mendorong perlunya koordinasi yang baik antar pengelola wisata sungai. Dikarenakan ada tujuh hingga 10 pengelola yang menggunakan Kali Pusur.
”Perlu ada komunikasi, koordinasi dan kerja sama dengan semua pihak. Jangan sampai nanti ke depan saling mengklaim, saling bersikap ego sektoral,” ujar Rama.
Ia berharap, kehadiran Kano Kali Pusur diharapkan dapat menggairahkan wisata di Polanharjo. Memperkaya pilihan objek wisata di Klaten hingga mampu meningkatkan perekonomian warga setempat. (ren/adi)
Editor : Adi Pras