Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Airnya Jernih dan Murah Meriah, Umbul Sungsang Jadi Primadona Wisata Boyolali: Tiket Cuma Rp4 Ribu, Bisa Berenang di Umbul Bersejarah Keraton Solo

Niko auglandy • Senin, 22 Desember 2025 | 19:10 WIB
Umbul Sungsang Pengging jadi lokasi strategis buat jadi lokasi wisata air saat berada di Boyolali.
Umbul Sungsang Pengging jadi lokasi strategis buat jadi lokasi wisata air saat berada di Boyolali.

RADARSOLO.COM— Umbul Sungsang Pengging menjadi salah satu destinasi wisata air favorit warga Boyolali dan sekitarnya.

Terletak di Bendan II, Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, umbul ini menawarkan sensasi berenang di mata air alami dengan air yang jernih, segar, dan mengalir deras.
Umbul Sungsang buka pagi hingga pukul 17.00 WIB.

Airnya berasal langsung dari sumber mata air alami, sehingga kualitas dan kesegarannya relatif terjaga. Area umbul juga cukup luas dan tertata, dilengkapi deretan kios makanan dan minuman.

Pengunjung dapat menikmati mi, gorengan, hingga minuman dingin setelah puas berenang.

Sebelum direnovasi, Umbul Sungsang dikenal masih sangat alami dan cenderung sepi pengunjung. Namun setelah dilakukan penataan dan perbaikan fasilitas, kawasan ini kini semakin ramai, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Di Umbul Sungsang terdapat empat pilihan kolam dengan karakter dan kedalaman berbeda. Kolam utama menjadi yang terbesar dengan kedalaman sekitar 150 sentimeter.

Kolam kedua memiliki kedalaman sekitar 50 sentimeter dan cocok bagi anak-anak.

Sementara kolam ketiga dan keempat berada di area terpisah, disekat tembok menyerupai kolam privat.

Kolam ketiga memiliki kedalaman sekitar 180–200 sentimeter, sedangkan kolam keempat sekitar 150 sentimeter.

Di sisi barat terdapat area petilasan sekaligus sumber umbul berupa sumur dengan air sangat jernih.

Sementara kolam di sisi selatan dikenal sebagai kolam terdalam dengan sumur di bagian tengahnya.

Ada pula kolam berbentuk selokan besar yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air.

Bagi pengunjung yang menginginkan suasana lebih tenang dan privat, disarankan datang di luar akhir pekan.

Saat weekend, Umbul Sungsang biasanya sangat padat pengunjung.

Kondisi tersebut membuat aktivitas berenang kurang leluasa dan air cenderung lebih keruh karena dasar kolam berupa pasir serta tepian yang ditumbuhi lumut.

Meski demikian, suasana ramai justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak. Mereka kerap terlihat menangkap ikan kecil dan udang yang hidup alami di kolam.

Harga tiket masuk Umbul Sungsang tergolong murah, berkisar  Rp 4.000 per orang.

Harga makanan pun ramah di kantong, seperti es teh seharga Rp 3.000 dan gorengan Rp 1.000 per buah.

Pengelola juga menyediakan persewaan tikar dan ban dalam bagi pengunjung yang belum mahir berenang.

Lokasinya yang strategis, dekat dengan alun-alun Pengging, membuat Umbul Sungsang mudah diakses.

Fasilitas pendukung cukup lengkap, area bersih dan asri, menjadikannya tempat healing dan refreshing murah meriah bagi keluarga.

Sebagai umbul yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Keraton Surakarta, Umbul Sungsang juga lekat dengan berbagai mitos.

Salah satu yang paling dikenal adalah ritual kungkum, yakni berendam di air umbul yang biasanya dilakukan pada malam Jumat Pahing.

Ritual ini dipercaya memiliki beragam tujuan, mulai dari menenangkan batin, memohon hajat kepada Tuhan, hingga sebagai sarana penyembuhan penyakit. (nik) 

 



Editor : Niko auglandy
#Boyolali #umbul