RADARSOLO.COM– Di balik kesibukan aktivitas pertaniannya, Bumi Sukowati ternyata menyimpan permata tersembunyi yang menakjubkan.
Terletak di bagian timur Kabupaten Sragen, tepatnya di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, berdiri megah Waduk Gebyar—sebuah bendungan bersejarah yang kini bertransformasi menjadi primadona wisata baru.
Waduk ini memiliki rekam jejak sejarah yang panjang. Diperkirakan dibangun pada tahun 1948 pasca-Agresi Militer Belanda II.
Dulunya bendungan ini bernama Waduk Bayut karena lokasinya yang berada di Dukuh Mbayut.
Seiring berjalannya waktu, namanya berubah menjadi Waduk Gebyar, mengambil nama dari Dukuh Segebyar yang berada di Desa Lempong.
Keindahan Alam yang Autentik
Tersembunyi di antara pepohonan rimbun dan hutan yang hijau, Waduk Gebyar menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di pusat kota.
Salah satu daya tarik utamanya adalah panorama Gunung Lawu yang tampak gagah dari kejauhan, menjadi latar belakang alami yang sangat autentik.
Dahulu, kawasan ini merupakan hamparan persawahan luas yang kemudian dialihfungsikan menjadi bendungan untuk mengairi lahan pertanian di sekitarnya.
Kini, fungsi tersebut bertambah menjadi destinasi wisata yang menawarkan berbagai aktivitas menarik:
Spot Foto Instagramable
Perpaduan antara permukaan air yang hijau tenang, perbukitan yang mengelilingi waduk, serta kegagahan Gunung Lawu menjadikan setiap sudut Waduk Gebyar sangat fotogenik. Tak heran jika tempat ini menjadi buruan para pencinta fotografi.
Tempat Mancing dan "Nyore" Favorit: Bagi warga lokal, waduk ini adalah surga bagi para pemancing.
Menjelang senja, suasana semakin syahdu dengan pemandangan matahari terbenam (sunset). Sembari bersantai, wisatawan dapat menikmati kudapan dari pedagang kecil di sekitar waduk yang menjajakan makanan dengan harga merakyat.
Bumi Perkemahan yang Asri
Bagi pencinta alam, tersedia area perkemahan yang luas dan sejuk.
Pemerintah desa setempat pun terus melakukan pengembangan, salah satunya dengan menanam pohon Tabebuya di sepanjang kawasan waduk untuk menambah estetika sekaligus penghijauan.
Waduk Gebyar kini menjadi destinasi andalan bagi mereka yang ingin mencari ketenangan (healing) dan memanjakan mata dengan pemandangan alam yang masih asli.
Akses yang cukup mudah dan suasana yang belum terlalu bising menjadikannya pilihan tepat untuk menghabiskan waktu di liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono