RADARSOLO.COM - Ingin merasakan suasana romantis ala drama Korea tanpa harus terbang ke luar negeri?
Desa Wisata Jangglengan, atau yang kini populer dengan sebutan Kampung Bengawan, menawarkan pengalaman magis menikmati matahari terbenam (sunset) langsung dari atas perahu yang melaju tenang di atas aliran Sungai Bengawan Solo.
Destinasi yang berlokasi di Dusun I, Jangglengan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo ini, berhasil menyulap sungai terpanjang di Pulau Jawa menjadi objek wisata edukasi dan petualangan yang memukau mata dunia.
Rute Menuju "Lukisan Alam" Jangglengan
Berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Solo, perjalanan menuju Kampung Bengawan memakan waktu sekitar satu jam.
Wisatawan cukup menyusuri Jalan Raya Solo-Sukoharjo menuju arah selatan (Nguter/Wonogiri).
Sesampainya di kawasan Nguter, Anda akan menemukan papan petunjuk arah yang menuntun langsung menuju tepian legendaris Bengawan Solo.
Pesona Senja yang Dramatis
Keunggulan utama Desa Wisata Jangglengan adalah panorama sunset-nya yang tiada dua.
Saat senja tiba, langit akan berubah menjadi palet warna oranye keemasan yang terpantul sempurna di permukaan air sungai yang tenang.
Dengan latar belakang siluet perbukitan hijau, momen ini menciptakan suasana romance sekaligus petualangan ringan.
Wisatawan bisa menyewa perahu untuk bergerak ke tengah sungai, memberikan perspektif foto yang dramatis dan estetik, layaknya adegan di dalam sinema.
Spot Foto dan Aktivitas Seru di Kampung Bengawan
Tak hanya perahu senja, Desa Wisata Jangglengan memiliki beragam spot dan fasilitas unggulan:
Aksi di Atas Speedboat: Bagi pemburu adrenalin, menikmati kecepatan di atas speedboat sambil membelah sungai menjadi aktivitas yang paling digemari.
Dermaga Chilling: Area dermaga kayu yang menjorok ke sungai menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang ingin sekadar duduk santai menikmati ketenangan alam.
Eksotisme Sawah dan Bukit: Selain air, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan sawah hijau yang masih asri dan lestari.
Jeep Off-Road: Pengelola menyediakan layanan Jeep untuk menyusuri jalur di pinggiran sungai bagi pencinta tantangan darat. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono